Notification

×

Iklan

Iklan

Vaksin Campak untuk Dewasa Resmi Diizinkan, Nakes Jadi Prioritas Utama Kemenkes

April 09, 2026 Last Updated 2026-04-09T11:40:14Z

Kementerian Kesehatan mulai memprioritaskan vaksinasi campak bagi tenaga kesehatan setelah izin perluasan penggunaan vaksin campak-rubella (MR) untuk orang dewasa resmi diterbitkan. Kebijakan ini diambil sebagai langkah antisipasi untuk melindungi kelompok yang memiliki risiko tinggi terpapar virus saat menangani pasien.


Direktur Jenderal Farmasi dan Alat Kesehatan Kementerian Kesehatan, L. Rizka Andalusia, mengatakan tenaga kesehatan menjadi kelompok pertama yang diprioritaskan karena berada di garis depan pelayanan medis dan berhadapan langsung dengan pasien setiap hari.


Tahap awal vaksinasi akan menyasar lebih dari 262 ribu tenaga medis dan tenaga kesehatan di 14 provinsi dengan angka kasus campak tertinggi. Selain itu, program juga mencakup puluhan ribu dokter umum dan dokter gigi yang sedang menjalani masa internship di berbagai daerah di Indonesia.


Secara keseluruhan, kebutuhan vaksin untuk kelompok prioritas dewasa ini diperkirakan mencapai sekitar 290 ribu dosis.


Kemenkes memastikan stok vaksin nasional dalam kondisi aman. Hingga pekan ke-13 tahun 2026, tersedia sekitar 9,8 juta dosis vaksin MR yang dinilai cukup untuk memenuhi kebutuhan imunisasi selama lebih dari lima bulan ke depan.


Untuk menjaga distribusi tetap optimal, pemerintah menggunakan sistem pemantauan logistik vaksin secara real-time melalui platform Satu Sehat Logistik. Sistem ini memungkinkan pemantauan stok vaksin dari tingkat pusat hingga fasilitas kesehatan di daerah.


Sementara itu, Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Taruna Ikrar, menjelaskan izin perluasan indikasi telah diberikan untuk sejumlah vaksin campak produksi beberapa perusahaan farmasi, termasuk Bio Farma, Serum Institute of India, GlaxoSmithKline, dan Merck Sharp Dohme.


Menurut BPOM, keputusan tersebut telah melalui kajian ilmiah dan evaluasi ketat untuk memastikan keamanan serta efektivitas vaksin bagi kelompok usia dewasa.


Di tengah perluasan program vaksinasi ini, pemerintah juga mengingatkan masyarakat agar tetap melengkapi imunisasi dasar anak sesuai jadwal. Orang tua diimbau tidak menunda vaksinasi dan memastikan anak menerima imunisasi campak lengkap sejak usia bayi hingga booster di usia sekolah.


Langkah ini diharapkan mampu menekan penyebaran campak sekaligus memperkuat perlindungan kesehatan masyarakat di tengah meningkatnya kewaspadaan terhadap kasus penyakit menular. (Rhz2797)