Notification

×

Iklan

Iklan

Heboh Bocah SD Lompat dari Jembatan di Depok, Tas Sekolah Ditinggal di Trotoar

Mei 10, 2026 Last Updated 2026-05-10T07:05:54Z


Seorang bocah sekolah dasar (SD) di Depok membuat geger warga setelah diduga mencoba mengakhiri hidup dengan melompat ke sungai di kawasan Grand Depok City (GDC). Peristiwa itu terjadi pada Jumat siang, 8 Mei 2026.


Korban diketahui sempat meninggalkan tas sekolahnya di atas trotoar jembatan sebelum akhirnya melompat ke aliran sungai. Aksi tersebut sontak mengundang perhatian warga yang berada di sekitar lokasi kejadian.


Kasi Humas Polres Metro Depok AKP Made Budi membenarkan adanya insiden tersebut. Berdasarkan keterangan saksi, korban diduga sengaja melompat dari atas jembatan.


“Korban diduga sengaja melompat ke sungai,” ujar Made kepada wartawan, Minggu (10/5/2026).


Peristiwa bermula sekitar pukul 12.00 WIB saat korban terlihat duduk di trotoar Jembatan GDC sambil menikmati minuman es. Beberapa menit kemudian, korban berjalan mendekati pagar jembatan.


Tak lama setelah itu, korban meletakkan tas sekolahnya di trotoar dekat pagar jembatan. Warga yang berada di lokasi kemudian melihat korban naik ke atas pagar sebelum akhirnya melompat ke sungai.


Aksi tersebut membuat warga panik dan langsung berteriak meminta pertolongan. Sejumlah orang segera mendekati jembatan untuk melihat kondisi korban di aliran sungai.


Beruntung, korban masih terlihat bergerak dan berusaha menuju tepian sungai. Seorang pengemudi ojek online yang berada di sekitar lokasi langsung bergerak membantu proses penyelamatan.


Korban akhirnya berhasil ditemukan dan dibawa ke pinggir sungai dalam kondisi selamat. Setelah itu, pengemudi ojol yang menolong menghubungi rekannya yang diketahui mengenal korban.


Menurut keterangan polisi, korban kemudian dijemput dan diantar pulang oleh pihak keluarga dalam waktu yang tidak terlalu lama setelah kejadian.


“Berdasarkan informasi saksi, korban saat ditemukan masih dalam keadaan hidup dan langsung dibawa pulang oleh keluarganya,” jelas Made.


Peristiwa ini kembali menjadi pengingat pentingnya perhatian terhadap kondisi mental dan emosional anak, termasuk di lingkungan sekolah maupun keluarga. Polisi juga mengimbau masyarakat agar segera melapor apabila menemukan seseorang dalam kondisi membahayakan diri sendiri agar dapat segera ditangani.(Rhz2797)