Notification

×

Iklan

Iklan

Iran Tetap Main di Piala Dunia 2026, Tapi Ajukan Syarat Khusus ke AS Cs

Mei 09, 2026 Last Updated 2026-05-09T16:07:38Z

 

Federation Football Islamic Republic of Iran atau FFIRI memastikan tim nasional Iran tetap akan tampil di FIFA World Cup 2026 meski situasi geopolitik di Timur Tengah masih memanas. Namun, federasi sepak bola Iran mengajukan sejumlah syarat kepada tiga tuan rumah turnamen tersebut.


Pernyataan resmi itu disampaikan FFIRI pada Sabtu (9/5/2026) di tengah meningkatnya ketegangan politik antara Iran dengan Amerika Serikat dan sekutunya. Federasi menegaskan bahwa Iran tidak akan mundur dari ajang sepak bola terbesar dunia tersebut.


“Kami pasti akan berpartisipasi dalam Piala Dunia 2026, tetapi tuan rumah harus mempertimbangkan kekhawatiran kami,” tulis FFIRI dalam pernyataan resminya.


Presiden FFIRI, Mehdi Taj, mengungkapkan bahwa Iran telah mengajukan 10 syarat penting agar keikutsertaan mereka berjalan lancar dan aman. Salah satu poin utama adalah jaminan visa bagi seluruh pemain, staf pelatih, dan delegasi Iran.


Iran juga meminta penghormatan penuh terhadap simbol negara mereka, termasuk bendera dan lagu kebangsaan selama turnamen berlangsung. Selain itu, keamanan di bandara, hotel, hingga jalur perjalanan menuju stadion menjadi perhatian serius pihak Iran.


FFIRI secara khusus menyoroti pemain dan staf yang memiliki latar belakang wajib militer di Islamic Revolutionary Guard Corps atau IRGC. Mereka meminta agar tidak ada hambatan administrasi bagi anggota tim yang pernah terkait dengan lembaga tersebut.


Situasi ini mencuat setelah pemerintah Kanada sebelumnya menolak masuk salah satu petinggi federasi Iran karena dianggap memiliki hubungan dengan IRGC.


Di sisi lain, pemerintah Amerika Serikat memastikan pemain timnas Iran tetap akan diterima untuk bertanding di Piala Dunia. Menteri Luar Negeri AS, Marco Rubio, menyatakan atlet sepak bola Iran tidak akan dipermasalahkan, meski kemungkinan pembatasan terhadap beberapa anggota delegasi tetap terbuka.


Sementara itu, Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, juga mengaku tidak keberatan Iran tampil di turnamen tersebut.


Ketua FIFA, Gianni Infantino, sebelumnya memastikan Iran tetap akan memainkan seluruh pertandingan sesuai jadwal di wilayah Amerika Serikat.


Dalam undian grup sementara, Iran tergabung di Grup G bersama Selandia Baru, Belgia, dan Mesir. Tim berjuluk Team Melli itu dijadwalkan memulai laga perdana melawan Selandia Baru di Los Angeles pada 15 Juni 2026.


Keikutsertaan Iran di Piala Dunia 2026 kini menjadi sorotan dunia karena tidak hanya menyangkut sepak bola, tetapi juga dinamika politik dan keamanan internasional. (Rhz2797)