Notification

×

Iklan

Iklan

Penjualan Mobil RI Mendadak Ngebut! April 2026 Tembus 80 Ribu Unit

Mei 11, 2026 Last Updated 2026-05-11T14:00:44Z


Pasar otomotif nasional kembali menunjukkan tren positif pada April 2026. Penjualan mobil baru di Indonesia tercatat melonjak signifikan hingga menembus lebih dari 80 ribu unit, setelah sebelumnya sempat melemah pada Maret lalu.


Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia atau Gaikindo, penjualan mobil secara wholesales atau distribusi dari pabrik ke dealer mencapai 80.776 unit sepanjang April 2026.


Jumlah tersebut meningkat sekitar 55 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Jika dibandingkan dengan Maret 2026, kenaikannya juga cukup tinggi, yakni mencapai 31,8 persen.


Tak hanya wholesales, penjualan retail atau penjualan langsung ke konsumen juga ikut mengalami pertumbuhan. Pada April 2026, angka retail sales tercatat mencapai 75.730 unit atau naik sekitar 30,2 persen dibanding April tahun lalu.


Kondisi ini menjadi sinyal positif bagi industri otomotif nasional setelah sebelumnya mengalami perlambatan pada kuartal pertama tahun ini. Tren kenaikan penjualan juga memperkuat optimisme bahwa pasar kendaraan roda empat masih memiliki daya beli yang cukup kuat.


Secara akumulasi, penjualan mobil Januari hingga April 2026 juga mengalami peningkatan dibanding periode yang sama tahun lalu. Wholesales tercatat mencapai 289.787 unit atau tumbuh 12,5 persen, sedangkan retail sales naik 6,9 persen menjadi 287.581 unit.


Berikut data penjualan mobil nasional 2026 berdasarkan laporan Gaikindo:


Wholesales 2026


  • Januari: 66.500 unit
  • Februari: 81.250 unit
  • Maret: 61.271 unit
  • April: 80.776 unit


Retail Sales 2026


  • Januari: 67.029 unit
  • Februari: 78.239 unit
  • Maret: 66.637 unit
  • April: 75.730 unit


Gaikindo sendiri menargetkan penjualan mobil baru sepanjang 2026 mencapai 850 ribu unit. Angka tersebut naik sekitar 5,4 persen dibanding pencapaian tahun 2025 yang berada di level 803.687 unit.


Optimisme industri otomotif juga didorong rencana pemerintah memberikan insentif bagi pembelian mobil listrik baru. Pemerintah disebut tengah menyiapkan diskon Pajak Pertambahan Nilai (PPN) yang diperkirakan mulai berlaku dalam waktu dekat.


Kebijakan tersebut diyakini dapat meningkatkan minat masyarakat membeli kendaraan baru, khususnya mobil listrik yang kini semakin diminati di pasar Indonesia.(Rhz2797)