Vokalis Katon Bagaskara mendadak jadi sorotan publik usai mengeluhkan kondisi rumahnya yang terendam banjir di kawasan Kebayoran Baru. Curahan hati itu ia sampaikan melalui media sosial pada Senin, 4 Mei 2026, setelah hujan deras mengguyur wilayah Jakarta.
Dalam unggahan tersebut, Katon tidak hanya menunjukkan kondisi rumahnya, tetapi juga secara langsung meminta perhatian dari Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung. Ia berharap pemerintah segera mengambil langkah nyata untuk mengatasi banjir yang kembali terjadi.
Kondisi Rumah Terendam Hingga Kamar Mandi
Katon memperlihatkan genangan air yang masuk ke dalam rumahnya, bahkan hingga ke area kamar mandi. Air dilaporkan memenuhi bathtub, menandakan tingginya volume air yang masuk akibat banjir tersebut.
“Rumah saya kebanjiran, ini di Kebayoran Baru. Belum ada solusi dari pemerintah,” ujarnya dalam unggahan yang viral di media sosial.
Ia juga menyoroti kondisi Kali Grogol yang disebut meluap karena tidak mampu menampung debit air. Menurutnya, banjir diduga diperparah oleh kiriman air dari kawasan sekitar, termasuk wilayah padat bangunan di sepanjang Jalan Arteri.
Banjir Berulang, Belum Ada Solusi
Lebih lanjut, Katon mengungkapkan bahwa kejadian ini bukan yang pertama kali. Ia menyebut banjir serupa juga terjadi pada Maret 2026, namun hingga kini belum ada penanganan yang dirasakan secara signifikan oleh warga.
“Sejak banjir terakhir 8 Maret 2026, belum ada solusi dari Pemda DKI,” ungkapnya.
Kondisi ini membuatnya mempertanyakan komitmen pemerintah daerah dalam melanjutkan program penanganan banjir yang sebelumnya dinilai cukup efektif.
Harapan Warga untuk Tindakan Nyata
Hingga kini, rumah Katon dilaporkan masih tergenang air. Ia pun berharap pemerintah segera turun tangan untuk memberikan solusi konkret agar banjir di kawasan tersebut tidak terus berulang.
Peristiwa ini kembali mengingatkan bahwa persoalan banjir di Jakarta, khususnya di wilayah padat seperti Kebayoran Baru, masih menjadi pekerjaan rumah besar yang membutuhkan penanganan serius dan berkelanjutan.(Rhz2797)
