Notification

×

Iklan

Iklan

Banyak yang Salah Kaprah! Dokter Bongkar Fakta Soal Kondom dan Kenikmatan Hubungan Intim

Februari 21, 2026 Last Updated 2026-02-21T16:35:12Z


Anggapan bahwa kondom dapat mengurangi kenikmatan saat berhubungan intim masih sering terdengar, termasuk di kalangan pasangan suami istri. Sensasi yang dianggap berbeda membuat sebagian orang ragu menggunakan alat kontrasepsi ini.


Namun, benarkah demikian?


Kenikmatan Tak Hanya Ditentukan Kondom


Clinical Training Manager DKT Indonesia, dr. Erika, menilai persepsi tersebut kurang tepat. Menurutnya, kualitas hubungan intim tidak semata-mata dipengaruhi oleh penggunaan kondom.


Ia menjelaskan bahwa kepuasan seksual lebih banyak ditentukan oleh faktor lain seperti komunikasi antar pasangan, foreplay yang optimal, variasi stimulasi, hingga kenyamanan emosional. Dengan kata lain, keterampilan dan kedekatan pasangan justru memiliki peran yang jauh lebih besar.


Dr. Erika menegaskan, kondom tidak seharusnya dipandang sebagai penghalang, melainkan sebagai pendukung hubungan yang lebih aman dan berkualitas.


 Rasa Aman jadi lebih rileks


Salah satu manfaat penting penggunaan kondom adalah memberikan rasa aman dari risiko kehamilan yang tidak direncanakan maupun infeksi menular seksual (IMS). Ketika rasa cemas berkurang, pasangan cenderung lebih rileks dan nyaman dalam menjalani hubungan intim.


Kondisi psikologis yang tenang ini justru dapat meningkatkan kualitas hubungan secara keseluruhan.


Selain itu, inovasi produk juga terus berkembang. Saat ini tersedia berbagai jenis kondom dengan desain super tipis, bertekstur, hingga variasi lain yang dirancang untuk meningkatkan sensasi. Perkembangan ini sekaligus mematahkan anggapan bahwa kondom selalu identik dengan berkurangnya kenikmatan.


Tiga fungsi medis penting nya kondom


Di luar soal kepuasan, kondom memiliki manfaat medis yang signifikan dan tidak bisa diabaikan.


1. Mencegah Kehamilan


Berdasarkan data dari World Health Organization (WHO), kondom pria memiliki tingkat efektivitas sekitar 98 persen dalam mencegah kehamilan jika digunakan secara benar dan konsisten. Dalam penggunaan umum (typical use), efektivitasnya sekitar 85 persen, terutama karena kesalahan pemakaian.


Artinya, penggunaan yang tepat sangat menentukan tingkat keberhasilan sebagai alat kontrasepsi.


2. Melindungi dari Infeksi Menular Seksual


Kondom juga berperan penting dalam mencegah penularan IMS seperti HIV, gonore, klamidia, dan sifilis. Penggunaan secara konsisten terbukti secara ilmiah dapat menurunkan risiko penularan penyakit tersebut.


Perlindungan ini sangat penting untuk menjaga kesehatan reproduksi jangka panjang.


3. Memberi Rasa Aman Secara Psikologis


Selain manfaat fisik, kondom juga memberikan perlindungan psikologis. Pasangan yang merasa aman dari risiko kesehatan dan kehamilan tidak direncanakan cenderung lebih tenang dan menikmati hubungan tanpa beban pikiran.


Ubah Persepsi, Pahami Fakta


Mitos bahwa kondom selalu mengurangi kenikmatan perlu diluruskan dengan pemahaman yang tepat. Dengan komunikasi yang baik, teknik yang tepat, serta pemilihan produk yang sesuai, kondom bukanlah pengurang kenikmatan.


Sebaliknya, alat kontrasepsi ini justru menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas hubungan sekaligus kesehatan reproduksi secara menyeluruh.