Qari Cilik Bima Juara MTQ Internasional di Karbala
Kabar membanggakan datang dari Kota Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB). Qari cilik berbakat, Muhammad Zian Fahrezi, berhasil meraih juara pertama kategori anak-anak dalam ajang Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Internasional yang digelar di Karbala, Irak.
Kompetisi bergengsi tersebut berlangsung pada 22 Januari hingga 5 Februari 2026 dan diikuti peserta dari berbagai negara. Indonesia mengirim lima perwakilan qari, termasuk Zian yang tampil memukau di kategori anak-anak.
“Alhamdulillah, juara satu kategori anak-anak,” ujar sang ayah, Ahmad Azka Fuad, Kamis (12/2/2026).
Lolos Seleksi Ketat Berbasis Video
Perjalanan Zian menuju panggung internasional tidak instan. Ia harus melewati seleksi ketat dengan mengirimkan video bacaan Alquran yang dinilai langsung oleh panitia penyelenggara.
Dari proses tersebut, Zian dinyatakan lolos dan resmi mewakili Indonesia. Sementara itu, tiga qari dewasa Indonesia hanya mampu menembus semifinal. Satu qari cilik lainnya dari Batam juga terhenti di babak semifinal.
Prestasi ini menambah deretan capaian Zian di kancah internasional.
Pernah Tampil di Iran dan Aljazair
Sebelum juara di Irak, Zian lebih dulu dikenal lewat video mengajinya yang viral di media sosial. Pada 2024, ia diundang tampil mengaji di Iran. Di tahun yang sama, ia mengikuti MTQ Internasional di Aljazair dan meraih posisi juara keempat.
Undangan ke luar negeri tersebut juga berawal dari seleksi video bacaan Alquran yang dinilai memiliki kualitas tilawah yang merdu dan kuat.
Menurut sang ayah, Alquran telah membawa banyak keberkahan dalam hidup mereka, termasuk kesempatan berkunjung ke Karbala dan menziarahi makam cucu Nabi Muhammad SAW.
Disambut Meriah dan Dapat Apresiasi Gubernur NTB
Kepulangan Zian ke Bima disambut meriah oleh warga dan jajaran pemerintah daerah. Bahkan, Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, secara langsung melakukan video call untuk menyampaikan ucapan selamat dan rasa bangga.
“Terima kasih sudah berprestasi dan mengharumkan nama tanah Bima serta NTB. Ini kebanggaan kita semua,” ujar Iqbal.
Pemerintah Provinsi NTB juga berencana memberikan penghargaan langsung kepada Zian di Mataram serta memfasilitasinya tampil dalam rangkaian Safari Ramadan dan kegiatan di Islamic Center NTB.
Dorongan Pembinaan Generasi Qurani
Gubernur NTB menegaskan komitmennya untuk memperkuat pembinaan melalui Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) di daerah. Menurutnya, prestasi anak-anak NTB tidak hanya perlu didorong di bidang olahraga, tetapi juga dalam capaian keagamaan dan pembentukan karakter.
Zian sendiri merupakan siswa kelas IV SDTQ Al Amin, Kota Bima. Ia adalah anak pertama dari pasangan Ahmad Azka Fuad dan Aidha, warga Kelurahan Monggonao, Kota Bima.
Prestasi Zian di ajang MTQ Internasional Karbala menjadi bukti bahwa generasi muda Indonesia mampu bersaing di panggung dunia. Harapannya, keberhasilan ini dapat memotivasi anak-anak lain, khususnya di Bima dan NTB, untuk terus mencintai dan mendalami Alquran.
