Notification

×

Iklan

Iklan

Jalan Ahmad Yani Sempat Ditutup! Sopir Angkot Bekasi Protes Trans Beken, Ini Hasil Audiensinya

Februari 12, 2026 Last Updated 2026-02-12T12:48:55Z


Aksi demonstrasi sejumlah sopir angkutan perkotaan (angkot) di Jalan Jenderal Ahmad Yani, Kota Bekasi, sempat membuat arus lalu lintas tersendat. Para sopir melakukan aksi tersebut sebagai bentuk protes terhadap kebijakan operasional Bus Trans Bekasi Keren (Trans Beken).


Kasi Humas Polres Metro Bekasi Kota, AKP Suparyono, memastikan situasi telah kembali kondusif. Massa aksi dilaporkan membubarkan diri setelah menyampaikan aspirasi kepada perwakilan Pemerintah Kota Bekasi.


“Alhamdulillah sudah aman, massa sudah bubar. Tadi demo terkait Trans Bekasi Keren, dan sekarang kondisi sudah normal,” ujar Suparyono, Kamis (12/2/2026).


Aksi Berakhir Usai Audiensi


Menurut Suparyono, pembubaran massa terjadi setelah perwakilan sopir mengikuti audiensi dengan jajaran Pemkot Bekasi. Pertemuan tersebut turut dihadiri Wakapolres Metro Bekasi Kota.


“Ya, massa bubar setelah audiensi dengan Asda Pemkot yang juga dihadiri Pak Wakapolres,” katanya.


Pantauan di lapangan menunjukkan arus lalu lintas di Jalan Ahmad Yani yang sebelumnya tersendat berangsur kembali normal usai aksi selesai.


Polisi Fasilitasi Dialog


Dalam aksi tersebut, sopir angkot yang tergabung dalam DPC Organda Kota Bekasi membawa armada dari berbagai trayek, seperti K-02, K-07, K-10, K-11, K-25, dan K-30. Kendaraan diparkir di pinggir jalan hingga menutup sebagian akses jalan utama di depan Stadion Patriot Candrabhaga.


Petugas Polres Metro Bekasi Kota kemudian turun tangan dengan pendekatan humanis. Melalui komunikasi persuasif, polisi meminta massa membuka kembali akses jalan dan memfasilitasi perwakilan sopir untuk berdialog langsung dengan Pemkot Bekasi.


“Fokus kami memastikan penyampaian aspirasi berjalan baik tanpa mengorbankan hak masyarakat pengguna jalan. Kami bersyukur perwakilan sopir bersedia menempuh jalur dialog,” ujar Kabag Ops Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Agus Rohmat.


Kesepakatan dalam Pertemuan


Audiensi digelar di Kantor Pemerintah Kota Bekasi dan dihadiri sejumlah pejabat terkait, di antaranya Wakapolres Metro Bekasi Kota AKBP Davis Busin Siswara, Asda II Inayatulloh, Kadishub Kota Bekasi Zeno Bachtiar, serta jajaran pengurus DPC Organda.


Dalam pertemuan tersebut, para pihak mendiskusikan keluhan sopir angkot terkait operasional Trans Beken dan menghasilkan sejumlah kesepakatan sebagai langkah tindak lanjut.


Usai mendengarkan hasil audiensi, massa aksi membubarkan diri secara tertib. Aparat kepolisian dari Satlantas dan Sat Samapta tetap berjaga hingga lalu lintas di lokasi benar-benar kembali lancar.


Polisi Apresiasi Massa Aksi


Kapolres Metro Bekasi Kota melalui Kompol Agus Rohmat menyampaikan apresiasi kepada para sopir angkot yang telah menjaga ketertiban selama aksi berlangsung.


“Polri berkomitmen menjadi jembatan komunikasi yang netral agar situasi di Kota Bekasi tetap aman dan kondusif,” pungkasnya.