Notification

×

Iklan

Iklan

Gempa Besar Guncang Bitung! BMKG Peringatkan Potensi Tsunami di 10 Wilayah Ini

April 02, 2026 Last Updated 2026-04-02T01:51:37Z


Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,6 mengguncang wilayah Bitung, Sulawesi Utara, pada Kamis pagi, 2 April 2026, sekitar pukul 05.48 WIB. Guncangan kuat ini langsung memicu peringatan dini tsunami dari BMKG bagi sejumlah wilayah di sekitarnya.


Berdasarkan data awal, pusat gempa berada sekitar 129 kilometer tenggara Bitung dengan koordinat 1,25 Lintang Utara dan 126,27 Bujur Timur. Gempa terjadi pada kedalaman menengah, yang turut meningkatkan potensi terjadinya gelombang tsunami.


BMKG menyampaikan bahwa informasi yang dirilis masih bersifat sementara dan dapat berubah seiring dengan pembaruan data. Meski demikian, masyarakat di wilayah pesisir diminta tetap waspada dan mengikuti arahan resmi dari pihak berwenang.


Sejumlah daerah masuk dalam kategori “Siaga” dan “Waspada” tsunami berdasarkan hasil pemodelan. Berikut daftar wilayah yang berpotensi terdampak beserta estimasi waktu tiba gelombang:


Wilayah Siaga (potensi dampak lebih besar):


  • Ternate – estimasi 05.53 WIB
  • Halmahera – estimasi 05.54 WIB
  • Tidore – estimasi 05.56 WIB
  • Bitung – estimasi 06.12 WIB
  • Minahasa Selatan – estimasi 06.17 WIB
  • Minahasa Selatan (bagian selatan) – estimasi 06.18 WIB
  • Minahasa Utara (bagian selatan) – estimasi 06.18 WIB


Wilayah Waspada (potensi dampak lebih ringan):


  • Kepulauan Sangihe – estimasi 06.14 WIB
  • Minahasa Utara (bagian utara) – estimasi 06.15 WIB
  • Bolaang Mongondow Selatan – estimasi 06.21 WIB


BMKG mengimbau masyarakat, khususnya yang berada di wilayah pesisir, untuk segera menjauhi pantai dan mencari tempat yang lebih tinggi. Kewaspadaan sangat penting mengingat potensi tsunami bisa terjadi dalam waktu singkat setelah gempa.


Selain itu, warga diminta untuk tidak mudah percaya pada informasi yang belum terverifikasi dan tetap mengikuti perkembangan resmi dari BMKG serta pemerintah daerah setempat.


Hingga saat ini, belum ada laporan resmi terkait kerusakan maupun korban akibat gempa tersebut. Namun, proses pemantauan dan pendataan masih terus dilakukan oleh pihak terkait. (Rhz2797)