Notification

×

Iklan

Iklan

Lamine Yamal Diserang Menteri Israel Usai Kibarkan Bendera Palestina, PM Spanyol Pasang Badan

Mei 15, 2026 Last Updated 2026-05-15T12:25:10Z


Bintang muda FC Barcelona, Lamine Yamal, menjadi sorotan internasional setelah aksinya mengibarkan bendera Palestina saat parade kemenangan klub memicu kontroversi.


Aksi pemain muda Barcelona itu mendapat kritik keras dari Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz. Namun di sisi lain, Perdana Menteri Spanyol, Pedro Sanchez, justru memberikan dukungan terbuka kepada Yamal.


Kontroversi bermula ketika Yamal terlihat membawa bendera Palestina dalam parade perayaan gelar juara Barcelona. Momen tersebut viral di media sosial dan memunculkan beragam reaksi dari publik internasional.


Israel Katz menilai tindakan Yamal sebagai bentuk provokasi dan tuduhan penghasutan kebencian terhadap Israel. Dalam pernyataannya di platform X, Katz meminta Barcelona mengambil sikap atas aksi pemain mudanya tersebut.


Menurut Katz, tidak seharusnya klub sebesar Barcelona membiarkan tindakan yang dianggap berkaitan dengan dukungan terhadap kelompok teroris. Pernyataan itu kemudian memicu perdebatan luas di media sosial.


Namun Pedro Sanchez justru memberikan pembelaan terhadap Yamal. Sanchez menilai mengibarkan bendera sebuah negara atau wilayah bukanlah bentuk kebencian.


Dalam unggahannya di X, Sanchez menyebut orang yang menganggap pengibaran bendera Palestina sebagai hasutan kebencian telah kehilangan akal sehat atau dibutakan rasa malu mereka sendiri.


PM Spanyol itu juga mengatakan bahwa aksi Yamal mencerminkan solidaritas yang dirasakan jutaan warga Spanyol terhadap rakyat Palestina.


Pernyataan Sanchez kembali menegaskan sikap kritis pemerintah Spanyol terhadap operasi militer Israel di Gaza yang selama ini menjadi perhatian dunia internasional.


Sebelumnya, Pedro Sanchez memang dikenal sebagai salah satu pemimpin Eropa yang vokal mengkritik serangan Israel di Gaza. Ia bahkan pernah menyebut konflik berkepanjangan tersebut sebagai bentuk genosida terhadap warga Palestina.


Sementara itu, nama Lamine Yamal terus menjadi perbincangan bukan hanya karena performanya di lapangan, tetapi juga sikapnya yang dianggap berani menyuarakan solidaritas di tengah isu politik global yang sensitif.


Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari Barcelona terkait polemik tersebut.(Rhz2797)