Notification

×

Iklan

Iklan

Reshuffle Keenam Prabowo, Ini Daftar Terbaru Menteri Kabinet Prabowo-Gibran

September 14, 2026 Last Updated 2026-09-14T10:24:06Z

Presiden Prabowo Subianto kembali melakukan perombakan kabinet pada Senin, 14 September 2026. Pergantian tersebut menjadi reshuffle keenam sejak Prabowo menjabat sebagai Presiden Republik Indonesia pada Oktober 2024.


Salah satu perubahan paling mencolok dalam reshuffle kali ini terjadi pada posisi Menteri Keuangan. Purbaya Yudhi Sadewa resmi digantikan oleh Suahasil Nazara.


Pelantikan Suahasil sebagai Menteri Keuangan berlangsung di Istana Negara, Jakarta, Senin sore. Suahasil sebelumnya dikenal sebagai salah satu pejabat yang cukup lama berkecimpung di lingkungan Kementerian Keuangan.


Pergantian Menkeu ini sekaligus membuat susunan Kabinet Merah Putih kembali mengalami perubahan. Berikut daftar terbaru menteri Kabinet Prabowo-Gibran setelah reshuffle keenam.


Daftar Menteri Kabinet Prabowo-Gibran Terbaru


Menteri Koordinator


Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi dan Pemasyarakatan: Yusril Ihza Mahendra

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian: Airlangga Hartarto

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan: Pratikno

Menteri Koordinator Politik dan Keamanan: Djamari Chaniago

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan: Agus Harimurti Yudhoyono

Menteri Koordinator Pangan: Zulkifli Hasan

Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat: Abdul Muhaimin Iskandar


Kementerian


Menteri Sekretaris Negara: Prasetyo Hadi

Menteri Pertahanan: Sjafrie Sjamsoeddin

Menteri Dalam Negeri: Tito Karnavian

Menteri Luar Negeri: Sugiono

Menteri Agama: Nasaruddin Umar

Menteri Hukum: Supratman Andi Agtas

Menteri Hak Asasi Manusia: Natalius Pigai

Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan: Agus Andrianto

Menteri Keuangan: Suahasil Nazara

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah: Abdul Mu'ti

Menteri Pendidikan, Sains, dan Teknologi: Brian Yuliarto

Menteri Kebudayaan: Fadli Zon

Menteri Kesehatan: Budi Gunadi Sadikin

Menteri Sosial: Saifullah Yusuf

Menteri Ketenagakerjaan: Yassierli

Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia: Muhktarudin

Menteri Perindustrian: Agus Gumiwang Kartasasmita

Menteri Perdagangan: Budi Santoso

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral: Bahlil Lahadalia

Menteri Pekerjaan Umum: Raden Dodi Hanggodo

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman: Maruarar Sirait

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal: Yandri Susanto

Menteri Transmigrasi: Iftitah Suryanegara

Menteri Perhubungan: Dody Purwagandhi

Menteri Komunikasi dan Digital: Meutya Hafid

Menteri Pertanian: Amran Sulaiman

Menteri Kehutanan: Raja Juli Antoni

Menteri Kelautan dan Perikanan: Sakti Wahyu Trenggono

Menteri Agraria dan Tata Ruang: Nusron Wahid

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional: Rachmat Pambudy

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi: Rini Widiantini

Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga Berencana Nasional: Wihaji

Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup: Mohammad Jumhur Hidayat

Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Penanaman Modal: Rosan Roeslani

Menteri Koperasi: Ferry Juliantono

Menteri Usaha Mikro, Kecil dan Menengah: Maman Abdurrahman

Menteri Pariwisata: Widianti Putri

Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif: Teuku Riefky Harsya

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak: Arifatul Choiri Fauzi

Menteri Pemuda dan Olahraga: Erick Thohir

Menteri Haji dan Umrah: Mochamad Irfan Yusuf

Suahasil Nazara Gantikan Purbaya


Pergantian Menteri Keuangan menjadi salah satu perhatian utama dalam reshuffle kali ini. Purbaya Yudhi Sadewa yang sebelumnya dipercaya sebagai bendahara negara kini tidak lagi menduduki posisi tersebut.


Suahasil Nazara kemudian ditunjuk untuk mengambil alih jabatan Menteri Keuangan. Dengan pengalaman di lingkungan Kementerian Keuangan, Suahasil bukan nama baru dalam pengelolaan kebijakan fiskal Indonesia.


Perubahan ini terjadi ketika pemerintah tengah menghadapi sejumlah agenda ekonomi penting, termasuk penyusunan dan pelaksanaan kebijakan APBN serta penguatan perekonomian nasional.


Reshuffle keenam ini menunjukkan bahwa Presiden Prabowo masih melakukan evaluasi terhadap susunan kabinetnya. Perubahan posisi menteri diharapkan dapat memperkuat kinerja pemerintahan dalam menjalankan berbagai program prioritas hingga akhir masa jabatan 2024-2029.(Rhz2797)