Notification

×

Iklan

Iklan

13 Penumpang Smart Air Selamat dari Teror di Papua, Begini Kondisi Terkininya

Februari 13, 2026 Last Updated 2026-02-13T05:30:41Z

                              


Insiden penembakan pesawat Smart Air di Papua Selatan menyisakan duka mendalam. Dua awak pesawat dilaporkan tewas, sementara 13 penumpang lainnya dipastikan selamat tanpa luka dalam peristiwa yang terjadi di Kabupaten Boven Digoel.


Berikut perkembangan terbaru terkait kondisi penumpang dan langkah aparat pasca kejadian.


13 Penumpang Dipastikan Selamat dan Sehat


Peristiwa penembakan terjadi di Bandara Korowai, Kampung Danowage, Distrik Yaniruma, Kabupaten Boven Digoel, pada Rabu (11/2/2026) siang, sesaat setelah pesawat mendarat.


Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz, Kombes Yusuf Sutejo, memastikan seluruh penumpang dalam kondisi aman.


“Tidak ada yang terluka. Aman-aman saja, sehat-sehat,” ujarnya kepada wartawan, Jumat (13/2/2026).


Ke 13 penumpang yang selamat tersebut adalah:


Yance Bemanop

Limu Gurik

Yanduk Kogoya

Turis Magai

Emira Winda

Anak Kimis

Dualima Kogoya

Imantinus Kahipka

Irvan Kahipka

Samuel Jitmau

Pania Mialka

Topiud Kogoya

Tialongga Kogoya


Seluruh penumpang berhasil menyelamatkan diri saat situasi menjadi kacau setelah pesawat ditembaki dari arah hutan.


Dua Awak Pesawat Gugur dalam Insiden


Dalam peristiwa tersebut, pilot Egon Erawan dan kopilot Baskoro Adi Anggoro dinyatakan meninggal dunia akibat luka tembak.


Menurut Kadiv Humas Polri, Johnny Eddizon Isir, kedua awak pesawat sempat mengirimkan pesan darurat melalui perangkat GPS Garmin kepada petugas operasional penerbangan.


Pesan tersebut melaporkan bahwa pesawat ditembaki dan seluruh kru serta penumpang berupaya menyelamatkan diri dengan berlari menuju area hutan sekitar bandara.


Beberapa menit setelah pesan darurat dikirim, situasi semakin mencekam. Kedua awak pesawat yang berusaha menyusul penumpang dilaporkan masih terus ditembaki hingga akhirnya gugur.


Operasi Damai Cartenz Akan Diperkuat


Aparat keamanan menduga pelaku berasal dari kelompok kriminal bersenjata (KKB) yang beroperasi di wilayah tersebut.


Operasi penegakan hukum di Papua akan terus ditingkatkan. Satgas Operasi Damai Cartenz menyebut kemungkinan adanya penambahan personel untuk memperkuat pengamanan.


“Pasti operasi besar. Papua memang memiliki tantangan yang lebih besar,” ujar Kombes Yusuf.


Situasi Keamanan Jadi Sorotan


Insiden ini kembali menyoroti situasi keamanan di sejumlah wilayah Papua, khususnya daerah terpencil yang hanya bisa dijangkau melalui jalur udara.


Meski duka mendalam menyelimuti akibat gugurnya dua awak pesawat, kabar selamatnya seluruh penumpang menjadi secercah harapan di tengah tragedi tersebut.


Aparat kini fokus pada proses penyelidikan, pengejaran pelaku, serta memastikan keamanan penerbangan dan masyarakat di wilayah rawan tetap terjaga.