Hujan yang mengguyur Kota Bekasi sejak Senin pagi, 9 Februari 2026, berdampak langsung pada kondisi lalu lintas. Sejumlah ruas jalan utama terpantau mengalami kemacetan, terutama pada jam sibuk saat aktivitas warga mulai meningkat.
Pantauan sekitar pukul 07.00 WIB menunjukkan arus kendaraan di Jalan Summarecon Boulevard bergerak lambat. Kepadatan didominasi kendaraan pribadi dan sepeda motor yang melaju merayap akibat permukaan jalan licin serta genangan air di beberapa titik.
Situasi serupa juga terjadi di Jalan Perjuangan, Bekasi Utara. Volume kendaraan meningkat seiring warga berangkat kerja dan mengantar anak ke sekolah. Hujan yang turun sejak pagi membuat laju kendaraan tidak maksimal dan antrean semakin panjang.
Kemacetan tak hanya terjadi di jalan arteri. Akses menuju Tol Bekasi Barat juga mengalami kepadatan. Antrean kendaraan terlihat mengular hingga mendekati gerbang tol, menyebabkan waktu tempuh perjalanan lebih lama dari biasanya.
Salah satu pengendara sepeda motor, Ardi (34), mengaku terjebak kemacetan saat mengantar anaknya ke sekolah. Ia berangkat dari rumahnya di Bekasi Utara sejak pukul 06.00 WIB, namun tetap tiba lebih lambat dari hari normal.
“Biasanya 20 sampai 30 menit sudah sampai sekolah. Hari ini baru tiba sekitar 07.20 WIB. Padahal naik motor. Kalau yang bawa mobil atau kerja ke Jakarta pasti lebih lama,” ujarnya.
Ardi berharap pemerintah daerah bersama kepolisian dapat mengantisipasi kemacetan, khususnya saat hujan turun di awal pekan. Menurutnya, kondisi serupa kerap berulang dan berdampak pada aktivitas masyarakat.
Sementara itu, petugas kepolisian lalu lintas mengimbau pengguna jalan agar meningkatkan kewaspadaan. Pengendara diminta menjaga jarak aman, mengurangi kecepatan, serta mematuhi rambu lalu lintas mengingat kondisi jalan licin dan jarak pandang yang terbatas.
