Transformasi digital di sektor kesehatan kini menjadi prioritas di Kota Bekasi. Upaya membangun sistem data kesehatan terintegrasi mengemuka dalam pertemuan antara PT Telkom Indonesia dan Dinas Kesehatan Kota Bekasi.
Kolaborasi ini bertujuan memperkuat manajemen data layanan kesehatan di tingkat Puskesmas agar proses pengambilan keputusan pemerintah daerah semakin akurat dan berbasis data (evidence-based policy).
Pertemuan tersebut dihadiri jajaran Dinas Kesehatan, tim IT, serta perwakilan kepala Puskesmas se-Kota Bekasi. Dari pihak Telkom, hadir perwakilan Government Service dan tim Digiserve yang membahas solusi digital terintegrasi.
Tantangan Sistem Manual dan Data Terfragmentasi
Seiring meningkatnya tuntutan masyarakat terhadap layanan publik yang cepat, tepat, dan transparan, pengelolaan data kesehatan secara manual dinilai sudah tidak relevan.
Sistem yang terfragmentasi berisiko memperlambat administrasi, menyulitkan monitoring, hingga menghambat penyusunan kebijakan berbasis bukti.
Dengan digitalisasi terstruktur, data seperti:
- Kunjungan pasien
- Stok obat
- Rekam medis
- Laporan penyakit menular
- dapat terdokumentasi secara real time dan terpusat.
Fondasi Kebijakan Kesehatan Lebih Presisi
Perwakilan Telkom menegaskan bahwa teknologi digital merupakan fondasi utama layanan kesehatan modern.
Dengan sistem yang stabil dan terintegrasi, proses administrasi menjadi lebih efisien, pengelolaan data lebih tertata, serta komunikasi antarunit layanan semakin responsif.
Data yang tersusun rapi memungkinkan Dinas Kesehatan menganalisis tren penyakit, memetakan kebutuhan tiap wilayah, hingga menentukan prioritas anggaran secara lebih presisi.
Sebagai contoh, lonjakan kasus di satu kecamatan dapat terdeteksi melalui dashboard terintegrasi, sehingga intervensi dapat dilakukan lebih cepat dan tepat sasaran.
Dampak Nyata untuk Program Kesehatan Daerah
Sistem data kesehatan terintegrasi akan mendukung berbagai program strategis daerah, seperti:
- Perencanaan imunisasi
- Penanggulangan stunting
- Distribusi tenaga kesehatan
- Pengendalian penyakit menular
Keputusan tidak lagi bergantung pada laporan manual atau estimasi, melainkan didukung angka dan statistik akurat yang tersedia secara real time.
Manfaat Langsung bagi Masyarakat
Transformasi digital juga berdampak langsung pada warga. Proses administrasi yang lebih ringkas membantu menekan waktu tunggu pelayanan di Puskesmas.
Data pasien tersimpan aman dan dapat diakses oleh tenaga medis yang berwenang. Transparansi layanan pun meningkat karena setiap tahapan tercatat dalam sistem.
Dinas Kesehatan Kota Bekasi menilai bahwa transformasi digital bukan sekadar pengadaan perangkat teknologi, melainkan bagian dari reformasi manajemen pemerintahan secara menyeluruh.
Menuju Ekosistem Kesehatan Digital Bekasi
Kolaborasi antara Telkom dan Dinkes Kota Bekasi diharapkan menjadi langkah awal menuju ekosistem kesehatan digital yang terintegrasi.
Dengan sistem yang dirancang sesuai kebutuhan lapangan dan didukung infrastruktur andal, pemerintah daerah memiliki peluang besar menghadirkan kebijakan kesehatan yang lebih tepat sasaran, efisien, dan berorientasi pada kepentingan warga.
Digitalisasi bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan untuk memastikan layanan kesehatan di Kota Bekasi mampu menjawab tantangan zaman.
