Notification

×

Iklan

Iklan

Nama Anak Disebut di Sidang, Ammar Zoni Langsung Naik Pitam! Ini Kronologinya

Februari 13, 2026 Last Updated 2026-02-13T10:37:00Z

                                

Sidang kasus dugaan peredaran narkoba yang menjerat aktor Ammar Zoni berlangsung panas di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis (12/2). Suasana ruang sidang berubah tegang ketika nama anak Ammar ikut disebut dalam kesaksian yang disampaikan di hadapan majelis hakim.


Agenda persidangan kali ini menghadirkan saksi dari pihak Jaksa Penuntut Umum (JPU), yakni Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Cempaka Putih, AKP Yossy Januar. Dalam keterangannya, ia memaparkan sejumlah percakapan yang disebut terjadi selama proses hukum berjalan.


Saksi Ungkap Soal Pembebasan Bersyarat


Menurut AKP Yossy, salah satu sumber kekecewaan Ammar berkaitan dengan pengajuan pembebasan bersyarat yang tidak dapat diproses karena perkara yang tengah dihadapi. Hal tersebut, kata saksi, sempat memicu kemarahan dari terdakwa.


Ia menjelaskan bahwa situasi hukum yang menjerat Ammar membuat status pembebasan bersyarat tidak bisa dilanjutkan. Keterangan ini disampaikan langsung di ruang sidang dan menjadi bagian dari rangkaian pemeriksaan saksi.


Nama Anak Disebut, Sidang Memanas


Ketegangan memuncak saat saksi menyinggung perasaan Ammar sebagai seorang ayah. Dalam kesaksiannya, AKP Yossy menyebut bahwa Ammar merasa terpukul dan malu apabila dicap sebagai pengedar narkoba, terlebih jika hal tersebut diketahui anaknya.


Pernyataan inilah yang memicu reaksi keras. Ammar langsung melontarkan protes dengan nada tinggi dan menilai kesaksian tersebut sarat fitnah. Ia menyayangkan nama anaknya dibawa ke dalam perkara hukum yang sedang berjalan.


Suasana sidang sempat ricuh hingga majelis hakim turun tangan untuk menenangkan keadaan. Meski telah diingatkan, Ammar tetap membantah seluruh pernyataan saksi dan menyatakan tidak pernah mengucapkan hal-hal sebagaimana yang disampaikan di persidangan.


Tegaskan Tanggung Jawab Pribadi


Dalam luapan emosinya, Ammar menegaskan bahwa kasus hukum yang ia hadapi adalah tanggung jawab pribadinya. Namun, ia keberatan jika keluarganya, khususnya anaknya, ikut diseret dalam proses persidangan.


Ia juga menyampaikan keyakinannya bahwa setiap ucapan akan dimintai pertanggungjawaban, baik di dunia maupun di akhirat. Pernyataan tersebut semakin memperlihatkan sisi emosional seorang ayah yang merasa keluarganya terdampak oleh perkara hukum yang sedang berjalan.


Sidang pun akhirnya kembali dilanjutkan setelah majelis hakim meminta seluruh pihak menjaga ketertiban dan fokus pada substansi perkara. Proses hukum terhadap Ammar Zoni masih akan berlanjut pada agenda sidang berikutnya, sementara publik terus mengikuti dinamika yang berkembang di ruang persidangan.