Notification

×

Iklan

Iklan

Waduh! 10 Jamu Ilegal Ini Laris Manis di Marketplace, Ada yang Terjual Ratusan Ribu Kali

Februari 25, 2026 Last Updated 2026-02-25T01:40:15Z


Peredaran obat bahan alam ilegal di marketplace sepanjang 2025 menjadi sorotan serius. Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) mengungkap 10 produk jamu ilegal terlaris yang ditemukan melalui patroli siber. Mengejutkannya, sejumlah produk tersebut sudah terjual hingga ratusan ribu kali secara online.


Temuan ini memicu kekhawatiran karena sebagian produk terbukti mengandung bahan kimia obat (BKO) yang seharusnya tidak boleh dicampurkan dalam obat tradisional atau herbal. Kandungan seperti sildenafil sitrat, parasetamol, piroksikam, deksametason, prednison hingga sibutramin ditemukan dalam sejumlah produk tersebut.


Padahal, regulasi jelas melarang obat bahan alam mengandung zat kimia sintetis karena dapat membahayakan kesehatan konsumen.


⚠️ Risiko Kesehatan yang Mengintai


BPOM memperingatkan bahwa konsumsi jamu yang dicampur bahan kimia obat dapat menimbulkan efek serius, seperti:


  • Tekanan darah tidak stabil
  • Gangguan fungsi hati dan ginjal
  • Risiko serangan jantung
  • Gangguan metabolisme
  • Bahkan kematian dalam kasus tertentu


Penggunaan jangka panjang tanpa pengawasan medis berpotensi memperparah dampak tersebut, terutama pada penderita penyakit kronis.


πŸ”Ž Daftar 10 Jamu Ilegal Terlaris di Marketplace 2025


Berikut daftar produk berdasarkan temuan BPOM dan jumlah penjualan daring:


  • Ramuan China Buah Merah Papua – 631.881 produk terjual (mengandung parasetamol & kafein)
  • Zudaifu – 369.029 produk terjual (mengandung clobetasol)
  • Kapsul Jamu Pelangsing (KJP) – 226.504 produk terjual
  • Jawara Kapsul – 157.380 produk terjual (mengandung sildenafil sitrat & parasetamol)
  • Samyun Wan Kapsul – 151.021 produk terjual (mengandung siproheptadin)
  • NR New Rempah – 129.989 produk terjual (mengandung parasetamol & sibutramin)
  • Kapsul Racikan Jamu Biji Angkak – 112.982 produk terjual
  • Fung Seh Gu Tong Wan – 109.119 produk terjual (mengandung deksametason, piroksikam & prednison)
  • Tawon Serbuk – 101.664 produk terjual (mengandung piroksikam, parasetamol & diklofenak)
  • Jamu Gemuk Herbal Incess – 100.154 produk terjual


Beberapa di antaranya diklaim sebagai pelangsing, penambah berat badan, hingga obat pegal linu instan.


πŸ“‰ Ribuan Akun Sudah Ditindak


Sepanjang 2025, BPOM menemukan ribuan akun penjual obat bahan alam ilegal di berbagai marketplace. Ribuan tautan penjualan telah diturunkan (takedown) bekerja sama dengan Kementerian Komunikasi dan Digital serta Indonesian E-Commerce Association.


Langkah ini dilakukan untuk melindungi konsumen dari produk berisiko yang beredar bebas secara daring.


πŸ›‘ Tips Aman Sebelum Beli Produk Herbal


Agar tidak menjadi korban, masyarakat diimbau untuk:


Cek izin edar produk di kemasan

Verifikasi melalui aplikasi BPOM Mobile

Hindari produk dengan klaim instan atau berlebihan

Jangan mudah tergiur harga murah


Konsumen perlu lebih kritis karena label “herbal” atau “alami” belum tentu aman. Pastikan produk yang dibeli memiliki izin resmi dan tidak mengandung bahan kimia obat tersembunyi.


Peredaran jamu ilegal yang laris manis di marketplace menjadi pengingat bahwa pengawasan dan kesadaran konsumen harus berjalan beriringan. Jangan sampai tergiur manfaat instan, tetapi justru mengorbankan kesehatan jangka panjang.