Arus mudik mulai terasa di kawasan Pelabuhan Ciwandan. Sejak dini hari, pelabuhan yang berada di Kota Cilegon itu dipadati pemudik sepeda motor yang hendak menyeberang menuju Pulau Sumatera.
Para pengendara motor terlihat mengantre panjang untuk memasuki area pelabuhan sebelum naik kapal penyeberangan menuju Pelabuhan Bakauheni. Antrean kendaraan bahkan tampak mengular di sejumlah titik saat para pemudik menunggu giliran masuk ke dalam kapal.
Banyak pemudik memilih menyeberang pada malam hingga dini hari. Selain menghindari panas terik, perjalanan malam dianggap lebih nyaman karena suhu udara lebih sejuk sehingga pengendara tidak cepat lelah selama perjalanan.
Antrean Motor Mengular di Area Pelabuhan
Pantauan di lokasi pada Minggu (15/3/2026) dini hari menunjukkan ratusan sepeda motor mulai memenuhi kawasan pelabuhan. Para pemudik sabar menunggu instruksi dari petugas sebelum diarahkan untuk memasuki kapal penyeberangan.
Sejumlah pemudik juga tampak beristirahat di bawah tenda yang telah disediakan di area pelabuhan. Mereka memanfaatkan waktu menunggu untuk memulihkan tenaga sebelum melanjutkan perjalanan ke kampung halaman.
Bawa Banyak Barang Menuju Kampung Halaman
Sebagian besar pemudik membawa berbagai barang bawaan seperti tas besar, kardus, hingga perlengkapan perjalanan yang diikat di bagian belakang motor. Barang-barang tersebut dibawa untuk kebutuhan selama mudik maupun sebagai oleh-oleh bagi keluarga di kampung halaman.
Tujuan para pemudik umumnya menuju berbagai daerah di Provinsi Lampung dan wilayah lain di Pulau Sumatera.
Jalur Khusus Motor dan Logistik
Sebagai informasi, Pelabuhan Ciwandan saat ini difungsikan khusus untuk melayani penyeberangan sepeda motor dan truk logistik menuju Pelabuhan Bakauheni. Kebijakan ini diterapkan untuk mengurai kepadatan kendaraan di pelabuhan utama penyeberangan.
Dengan meningkatnya jumlah pemudik setiap harinya, pihak otoritas pelabuhan mengimbau para pengendara tetap mengikuti arahan petugas serta menjaga keselamatan selama perjalanan mudik.
