Notification

×

Iklan

Iklan

Padat Merayap! KRL Diserbu Warga Saat Lebaran, Ada yang Rela Berdiri Demi Liburan

Maret 22, 2026 Last Updated 2026-03-22T11:28:58Z

 

Lonjakan penumpang terjadi pada layanan KRL Commuter Line selama masa libur Idul Fitri 1447 Hijriah. Rute favorit seperti Bogor–Jakarta Kota dipenuhi warga yang memanfaatkan momen Lebaran untuk bersilaturahmi hingga berwisata.


Sejak pagi hari, sejumlah stasiun besar seperti Stasiun Manggarai dan Stasiun Jatinegara terlihat dipadati penumpang. Peron hingga area masuk stasiun dipenuhi antrean, meskipun arus perjalanan masih terpantau berjalan lancar.


Salah satu penumpang, Rina (32), warga Bekasi, mengaku sengaja menggunakan KRL untuk menuju Bogor. Ia ingin bersilaturahmi sekaligus menikmati liburan bersama keluarga.


Menurutnya, meski kondisi kereta cukup padat hingga harus berdiri, KRL tetap menjadi pilihan utama karena lebih cepat dan bebas macet dibandingkan transportasi darat lainnya.


“Dari pagi memang sudah ramai, tapi masih bisa masuk. Lebih enak naik KRL karena tidak kena macet dan ongkosnya juga lebih terjangkau,” ujarnya.


Hal serupa disampaikan Andi (37), warga Jakarta Timur yang hendak menuju kawasan Kota Tua Jakarta. Ia mengaku sudah mengantisipasi lonjakan penumpang selama musim libur Lebaran.


Bahkan, Andi harus menunggu hingga dua kereta sebelum akhirnya bisa naik karena kapasitas yang sudah penuh. Ia tetap memilih KRL untuk perjalanan bersama keluarga karena dinilai praktis.


Kepadatan penumpang tidak hanya terjadi di dalam kereta, tetapi juga di area pintu masuk dan loket stasiun. Antrean panjang terlihat terutama di titik-titik transit utama.


Mayoritas pengguna memanfaatkan KRL untuk berbagai keperluan, mulai dari mengunjungi sanak saudara, berwisata, hingga sekadar berkeliling kota menikmati suasana libur Lebaran.


Petugas di lapangan tampak aktif mengatur arus penumpang dan memberikan imbauan terkait keselamatan. Pengguna juga diingatkan untuk tetap mematuhi aturan selama berada di area stasiun maupun di dalam kereta.


Kondisi kepadatan ini diperkirakan masih akan berlangsung dalam beberapa hari ke depan. Masyarakat diimbau untuk mengatur jadwal perjalanan dan menghindari jam sibuk agar perjalanan tetap nyaman dan aman.