Notification

×

Iklan

Iklan

Prabowo Bicara Blak-blakan Soal Krisis Dunia: “Yang Kuat Akan Bertahan!”

Maret 11, 2026 Last Updated 2026-03-11T11:56:54Z


Presiden Prabowo Subianto menilai dunia saat ini tengah menghadapi berbagai krisis yang terjadi di banyak negara. Meski demikian, ia tetap optimistis Indonesia mampu melewati situasi sulit tersebut dan bahkan keluar dalam kondisi yang lebih kuat.


Pernyataan itu disampaikan Prabowo saat menghadiri acara tasyakuran Hari Ulang Tahun pertama Danantara Indonesia yang digelar di Wisma Danantara Indonesia, Jakarta Selatan, Rabu (11/3/2026).


Menurutnya, ketidakpastian global yang terjadi saat ini merupakan ujian yang harus dihadapi setiap negara.


“Saudara-saudara, krisis selalu menghasilkan peluang. Krisis adalah ujian, krisis adalah batu loncatan. Yang kuat akan selamat, yang tidak kuat akan terus menderita. Ini pelajaran sejarah,” ujar Prabowo.


Indonesia Diyakini Mampu Keluar dari Krisis


Dalam kesempatan tersebut, Prabowo menegaskan keyakinannya bahwa Indonesia memiliki modal besar untuk menghadapi tekanan ekonomi global. Kekayaan sumber daya alam yang melimpah menjadi salah satu kekuatan utama bangsa.


Ia juga optimistis Indonesia dapat keluar dari krisis global dengan kondisi yang lebih baik.


“Saya yakin dan percaya bangsa Indonesia diberi kekayaan alam yang luar biasa dan kita mampu keluar dari krisis ini. Kita akan keluar dari krisis ini semakin kuat,” kata Prabowo.


Krisis Dianggap Sebagai Momentum Percepatan Program


Prabowo menilai krisis yang terjadi saat ini dapat menjadi blessing in disguise, karena mendorong pemerintah mempercepat berbagai program strategis nasional.


Salah satu program yang terus didorong adalah kemandirian di sektor pangan. Ia menyebut sebagian target swasembada pangan mulai menunjukkan hasil positif.


Selain itu, pemerintah juga menargetkan swasembada energi dalam beberapa tahun ke depan.


“Kita sudah punya niat swasembada energi dan rencana kita yakin akan tercapai dalam empat tahun lagi. Situasi ini memaksa kita untuk melakukan akselerasi,” ujarnya.


Potensi Besar Energi dan Komoditas Indonesia


Prabowo juga menyoroti berbagai potensi sumber daya alam yang dimiliki Indonesia, mulai dari komoditas pertanian hingga energi alternatif.


Ia menyebut Indonesia memiliki sumber bahan baku energi dari berbagai tanaman seperti singkong, jagung, hingga tebu yang dapat diolah menjadi bahan bakar.


Selain itu, Indonesia juga memiliki cadangan energi panas bumi atau geothermal yang sangat besar dan belum dimanfaatkan secara optimal.


Menurutnya, pemerintah juga akan mempercepat pengembangan energi terbarukan melalui program elektrifikasi nasional.


Target Bangun Energi Surya 100 Gigawatt


Sebagai langkah konkret, Prabowo menargetkan pembangunan pembangkit listrik tenaga surya dalam skala besar. Ia menyebut pemerintah berencana membangun kapasitas energi hingga 100 gigawatt dalam waktu sesingkat mungkin.


Program ini diharapkan dapat memperkuat ketahanan energi nasional sekaligus menunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia mampu bergerak cepat dalam pengembangan energi bersih.


“Ini sudah perintah saya dan sudah menjadi keputusan pemerintah. Kita akan buktikan kepada dunia bahwa Indonesia bisa bergerak lebih cepat dan lebih efektif,” tegas Prabowo.