Notification

×

Iklan

Iklan

Tak Disangka! Spons Cuci Piring Ternyata Bisa Sebar Mikroplastik ke Tubuh

Maret 27, 2026 Last Updated 2026-03-27T14:14:15Z

Spons cuci piring yang selama ini dianggap sebagai alat kebersihan rumah tangga ternyata menyimpan potensi bahaya tersembunyi. Sebuah studi terbaru mengungkap bahwa benda sederhana ini dapat menjadi sumber mikroplastik yang berpotensi mencemari lingkungan hingga masuk ke dalam tubuh manusia.


Penelitian yang dipimpin oleh tim dari Universitas Bonn ini meneliti seberapa banyak partikel plastik yang dilepaskan dari spons saat digunakan dalam aktivitas mencuci piring sehari-hari. Hasilnya cukup mengejutkan, karena spons diketahui melepaskan mikroplastik dalam jumlah tertentu setiap kali digunakan.


Dalam studi tersebut, jumlah mikroplastik yang dilepaskan bervariasi tergantung jenis spons yang digunakan. Rata-rata, satu orang dapat menghasilkan sekitar 0,68 hingga 4,21 gram mikroplastik per tahun hanya dari aktivitas mencuci piring.


Meski terlihat kecil, angka ini menjadi signifikan jika dihitung secara kolektif. Di Jerman misalnya, penggunaan satu jenis spons di seluruh rumah tangga diperkirakan dapat menghasilkan hingga ratusan ton mikroplastik setiap tahunnya.


Sebagian besar partikel mikroplastik memang dapat tertahan di instalasi pengolahan air limbah. Namun, para peneliti memperingatkan bahwa masih ada sejumlah partikel yang lolos dan akhirnya mencemari lingkungan perairan maupun tanah.


Lebih mengkhawatirkan lagi, penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa mikroplastik dapat masuk ke dalam tubuh manusia, baik melalui air, makanan, maupun udara. Partikel ini bahkan diketahui dapat tersangkut di saluran pernapasan.


Sejumlah studi juga mengaitkan paparan mikroplastik dengan berbagai risiko kesehatan, mulai dari gangguan hormon, infertilitas, hingga potensi peningkatan risiko kanker. Meski penelitian lanjutan masih diperlukan, temuan ini menjadi peringatan penting bagi masyarakat.


Dengan adanya temuan ini, penggunaan spons cuci piring sebaiknya lebih diperhatikan, termasuk memilih bahan yang lebih ramah lingkungan serta mengganti spons secara berkala untuk meminimalkan pelepasan mikroplastik.


Kesadaran akan sumber mikroplastik dari benda sehari-hari menjadi langkah awal penting dalam menjaga kesehatan sekaligus melindungi lingkungan dari pencemaran yang tidak terlihat.