Dunia koleksi kembali dikejutkan dengan penjualan kartu Pokémon yang nilainya fantastis. Salah satu kartu paling langka, Pikachu Illustrator, berhasil terjual hingga US$16,49 juta atau sekitar Rp279 miliar, menjadikannya kartu Pokémon termahal sepanjang sejarah.
Kartu legendaris ini sebelumnya dimiliki oleh YouTuber sekaligus petinju Logan Paul dan dilepas melalui rumah lelang Goldin pada Februari 2026. Penjualan tersebut bahkan tercatat dalam Guinness World Records sebagai rekor dunia terbaru.
Nilai fantastis kartu ini bukan tanpa alasan. Dari sekitar 39 kartu yang pernah dibuat, hanya satu yang mendapatkan nilai sempurna PSA 10 dari lembaga penilai Professional Sports Authenticator. Status inilah yang membuatnya menjadi incaran para kolektor kelas atas.
Menurut pendiri Goldin, Ken Goldin, kelangkaan dan kualitas menjadi kunci utama dalam menentukan harga kartu koleksi. Ia menyebut, para kolektor elit biasanya berburu kartu terbaik untuk disimpan dalam jangka panjang, bahkan ada kemungkinan tidak akan pernah dijual kembali.
Selain kelangkaan, kondisi fisik kartu juga sangat menentukan. Dalam dunia koleksi Pokémon, kartu dengan nilai grading sempurna bisa memiliki harga berkali-kali lipat dibandingkan kartu dengan kondisi biasa. Bahkan, kartu yang bernilai US$100.000 dalam kondisi sempurna bisa anjlok hingga hanya 1–2% jika kualitasnya jauh di bawah standar.
Fenomena ini semakin berkembang sejak pandemi, ketika minat terhadap aset alternatif meningkat tajam. Berdasarkan data dari Circana, penjualan kartu koleksi non-olahraga, termasuk Pokémon, melonjak hingga 350% dalam periode 2020 hingga 2025.
Popularitasnya juga terdorong oleh keterlibatan sejumlah figur publik seperti Post Malone, Steve Aoki, dan Kevin O'Leary yang ikut mengoleksi kartu langka tersebut.
Kini, banyak kolektor hingga investor mulai kembali membuka koleksi lama mereka dengan harapan menemukan “harta karun” tersembunyi. Namun, di balik potensi keuntungan besar, investasi di kartu koleksi juga memiliki risiko tinggi.
Harga kartu sangat dipengaruhi oleh tren dan hype pasar, sehingga cenderung fluktuatif dan tidak selalu stabil seperti instrumen investasi tradisional. Meski begitu, untuk kartu super langka seperti Pikachu Illustrator, nilainya tetap mampu melampaui ekspektasi pasar dan menjadi simbol prestise di dunia koleksi. (Rhz2797)
