Notification

×

Iklan

Iklan

Kereta Anjlok di Brebes, Penumpang KA Bangunkarta Dievakuasi Pakai 10 Bus

April 06, 2026 Last Updated 2026-04-06T13:15:07Z


Insiden anjloknya kereta api terjadi di wilayah Brebes pada Senin (6/4/2026). Kereta Api Bangunkarta relasi Jombang–Pasar Senen dilaporkan keluar jalur di Desa Talok, Kecamatan Bumiayu, sehingga mengganggu operasional perjalanan kereta di jalur tersebut.


Akibat kejadian ini, tiga gerbong kereta mengalami kemiringan hingga menutup dua jalur sekaligus. Dampaknya, sejumlah perjalanan kereta api terpaksa dibatalkan maupun dialihkan melalui rute lain.


KAI Siapkan 10 Bus untuk Penumpang


Sebagai langkah cepat, PT Kereta Api Indonesia (KAI) melalui Daop 5 Purwokerto langsung menyiapkan 10 unit bus untuk mengangkut penumpang yang terdampak.


Manajer Humas Daop 5 Purwokerto, M. As’ad, menyampaikan bahwa evakuasi dilakukan agar perjalanan penumpang tetap dapat dilanjutkan menuju stasiun tujuan masing-masing.


“Penumpang KA Bangunkarta yang terdampak telah kami siapkan 10 bus untuk melanjutkan perjalanan,” ujarnya di lokasi kejadian.


Evakuasi dan Perbaikan Masih Berlangsung


Hingga sore hari, proses evakuasi rangkaian kereta yang anjlok masih terus dilakukan. Pihak KAI memperkirakan penanganan akan memakan waktu sekitar enam hingga delapan jam.


Selama proses berlangsung, sejumlah perjalanan kereta mengalami perubahan rute atau harus dibatalkan demi keselamatan dan kelancaran operasional.


Jalur Tertutup, Perjalanan Terganggu


Posisi gerbong yang keluar dari rel membuat jalur tidak dapat dilalui sementara waktu. Hal ini berdampak pada lalu lintas kereta di lintas tersebut, terutama untuk perjalanan dari dan menuju wilayah Jawa Tengah.


Pihak KAI mengimbau penumpang untuk terus memantau informasi resmi terkait jadwal keberangkatan dan perubahan perjalanan akibat insiden ini.


Kejadian ini kembali menjadi pengingat pentingnya keselamatan dan kesiapan penanganan darurat dalam operasional transportasi publik. (Rhz2797)