Notification

×

Iklan

Iklan

Makin Mengkhawatirkan! Virus Hanta di Kapal Pesiar Ternyata Bisa Menular Antar Manusia

Mei 06, 2026 Last Updated 2026-05-06T11:36:40Z


Kasus infeksi Virus Hanta kembali bertambah dan memicu kekhawatiran global. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) melaporkan satu kasus baru yang terdeteksi di Swiss, masih berkaitan dengan penumpang kapal pesiar MV Hondius yang sebelumnya menjadi pusat penyebaran.


Hingga Rabu, 6 Mei 2026, tercatat total delapan kasus suspek virus Hanta, dengan tiga di antaranya telah dikonfirmasi melalui pemeriksaan laboratorium. Kasus terbaru di Swiss ditemukan setelah seorang penumpang memeriksakan diri di rumah sakit di Zurich dan kini masih menjalani perawatan intensif.


Temuan ini semakin menjadi sorotan karena adanya indikasi penularan antar manusia. WHO mengungkap bahwa varian virus yang terdeteksi adalah Andes hantavirus, yang dikenal memiliki kemampuan langka untuk menular dari manusia ke manusia.


Hasil identifikasi varian ini diperoleh dari pemeriksaan laboratorium oleh National Institute for Communicable Diseases di Afrika Selatan dan Geneva University Hospitals. Kedua lembaga tersebut memastikan bahwa setidaknya dua penumpang kapal pesiar terinfeksi varian Andes yang dapat menyebar antarmanusia.


Fenomena ini tergolong jarang, mengingat sebagian besar kasus virus Hanta biasanya ditularkan melalui kontak dengan hewan pengerat atau lingkungan yang terkontaminasi. Namun, varian Andes menjadi pengecualian karena memiliki potensi penularan langsung antar manusia, meskipun tetap tergolong terbatas.


Situasi ini membuat otoritas kesehatan internasional meningkatkan kewaspadaan, terutama pada kasus-kasus yang berkaitan dengan perjalanan internasional seperti kapal pesiar. Pemantauan ketat dan pelacakan kontak menjadi langkah penting untuk mencegah penyebaran lebih luas.


Masyarakat diimbau untuk tetap waspada, menjaga kebersihan, serta segera memeriksakan diri jika mengalami gejala yang mencurigakan setelah melakukan perjalanan, terutama ke wilayah dengan laporan kasus serupa.