Nyeri bahu umumnya identik dengan masalah otot, sendi, atau cedera akibat aktivitas fisik. Namun, dokter mengingatkan bahwa dalam kondisi tertentu, nyeri bahu—terutama di sisi kanan—bisa menjadi tanda adanya gangguan kesehatan serius dari organ lain di dalam tubuh.
Dokter spesialis onkologi radiasi, Mark Ashamalla, menjelaskan bahwa salah satu kondisi yang dapat memicu nyeri bahu kanan adalah gangguan pada hati, termasuk kanker hati.
Menurutnya, rasa sakit tersebut terjadi melalui mekanisme yang dikenal sebagai referred pain atau nyeri alih, yakni ketika sumber nyeri berasal dari satu organ tetapi dirasakan di bagian tubuh lain.
Mengapa Gangguan Hati Bisa Menyebabkan Nyeri Bahu?
Secara anatomi, hati berada di bagian kanan atas rongga perut, tepat di bawah diafragma. Saat terdapat tumor atau pembengkakan pada area hati, tekanan dapat mengiritasi diafragma dan saraf di sekitarnya.
Otak kemudian menerjemahkan sinyal saraf tersebut sebagai rasa sakit di area bahu kanan atau sekitar tulang belikat, meskipun bahu sebenarnya tidak mengalami cedera.
Ciri Nyeri Bahu yang Perlu Diwaspadai
Meski begitu, dokter menegaskan mayoritas kasus nyeri bahu tetap disebabkan masalah ortopedi biasa seperti otot tegang, salah posisi tidur, radang sendi, atau cedera.
Namun, ada beberapa pola nyeri yang patut mendapat perhatian lebih, antara lain:
- Nyeri muncul di bahu kanan atau sekitar tulang belikat
- Tidak dipicu oleh gerakan atau aktivitas bahu
- Tetap terasa saat istirahat
- Tidak membaik setelah beberapa minggu
- Tidak ada kelainan jelas saat bahu diperiksa
Nyeri seperti ini bisa berbeda dari nyeri otot biasa yang umumnya memburuk saat bahu digerakkan.
Gejala Lain yang Bisa Menyertai
Jika nyeri bahu disebabkan gangguan hati, kondisi tersebut sering kali muncul bersamaan dengan gejala lain, seperti:
- Penurunan berat badan tanpa sebab jelas
- Nafsu makan menurun
- Mual dan mudah lelah
- Perut terasa penuh atau membengkak
- Kulit dan mata menguning
- Urine berwarna gelap
- Gatal tanpa penyebab jelas
- Kapan Harus Periksa ke Dokter?
Dokter menyarankan masyarakat tidak panik bila mengalami nyeri bahu, karena sebagian besar kasus tidak berbahaya. Namun, pemeriksaan medis penting dilakukan jika nyeri berlangsung lama, tidak membaik, terasa tidak biasa, atau disertai gejala lain yang mencurigakan.
Deteksi dini menjadi langkah penting karena gejala gangguan hati, termasuk kanker hati, sering muncul samar dan mudah disalahartikan sebagai keluhan biasa.(Rhz2797)
