Notification

×

Iklan

Iklan

Jakarta Terancam Macet Pagi Ini! Ribuan Buruh Demo di Kemnaker, Ini Tuntutannya

Mei 07, 2026 Last Updated 2026-05-07T02:22:31Z

 

Aksi unjuk rasa besar-besaran akan digelar massa buruh di depan kantor Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker), Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Kamis (7/5/2026). Pengendara yang melintas di kawasan tersebut diimbau mencari jalur alternatif guna menghindari kepadatan lalu lintas.


Aksi demonstrasi ini diikuti massa dari Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia dan Partai Buruh. Berdasarkan informasi dari Traffic Management Center (TMC) Polda Metro Jaya, unjuk rasa dijadwalkan dimulai sejak pukul 09.00 WIB.


Pihak kepolisian memperkirakan arus lalu lintas di sekitar lokasi aksi akan mengalami peningkatan volume kendaraan dan perlambatan perjalanan selama demonstrasi berlangsung.


Dalam keterangannya, TMC Polda Metro Jaya mengimbau masyarakat untuk menyesuaikan waktu perjalanan agar tidak terjebak kemacetan panjang di kawasan Gatot Subroto dan sekitarnya.


“Masyarakat diimbau menggunakan jalur alternatif bila diperlukan serta tetap mematuhi arahan petugas di lapangan demi menjaga keamanan dan kelancaran bersama,” tulis TMC Polda Metro Jaya.


Berdasarkan informasi yang diterima, massa buruh diperkirakan tiba di depan kantor Kemnaker sekitar pukul 10.15 WIB. Jumlah peserta aksi disebut mencapai sekitar seribuan orang.


Aksi tersebut dipimpin Presiden KSPI sekaligus tokoh Said Iqbal bersama jajaran Partai Buruh.


Dalam demonstrasi kali ini, buruh membawa sejumlah tuntutan kepada pemerintah. Salah satu poin utama yang disuarakan adalah permintaan pencabutan Permenaker Nomor 7 Tahun 2026 yang mengatur soal sistem alih daya atau outsourcing.


Para buruh menilai aturan tersebut dinilai masih merugikan pekerja dan berpotensi memperburuk kepastian kerja bagi kaum buruh di Indonesia.


Masyarakat yang hendak melintas di kawasan Jakarta Selatan, khususnya Jalan Gatot Subroto menuju area perkantoran pemerintah, disarankan untuk memantau kondisi lalu lintas secara berkala dan memilih rute alternatif demi menghindari antrean kendaraan. (Rhz2797)