Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin membagikan cara alami yang bisa membantu menekan kadar kolesterol tanpa harus langsung bergantung pada obat-obatan. Hal ini ia sampaikan melalui program Budi Gemar Sharing (BGS) yang diunggah di media sosial.
Dalam penjelasannya, Budi menyoroti kebiasaan sebagian masyarakat yang langsung mengonsumsi obat penurun kolesterol seperti Simvastatin setelah makan makanan berlemak, misalnya hidangan bersantan. Menurutnya, langkah tersebut tidak selalu menjadi solusi utama.
Sebagai alternatif, Budi merekomendasikan penggunaan cuka apel sebagai cara alami untuk membantu tubuh mengelola kadar gula dan lemak. Ia menjelaskan bahwa cuka apel dapat mendukung sistem pencernaan sekaligus membantu mengurangi lonjakan gula darah dan kolesterol.
“Cuka apel ini bagus untuk membantu pencernaan kita karena bisa mengurangi lonjakan gula, kolesterol, dan membantu pembakaran lemak,” ujarnya.
Meski demikian, cara konsumsi cuka apel tidak boleh sembarangan. Budi menyarankan untuk mencampurkan satu sendok makan cuka apel ke dalam segelas air putih, lalu diaduk hingga merata sebelum diminum.
Ia juga mengingatkan agar minuman tersebut tidak dikonsumsi langsung dari gelas. Kandungan asam pada cuka apel dapat berisiko merusak enamel gigi, sehingga lebih aman jika diminum menggunakan sedotan.
Waktu konsumsi juga menjadi hal penting. Cuka apel dianjurkan diminum sekitar 15 hingga 20 menit sebelum makan besar, terutama sebelum mengonsumsi makanan tinggi lemak. Cara ini dinilai dapat membantu tubuh lebih siap dalam mengontrol lonjakan gula darah dan kadar lemak.
Namun, Budi menegaskan bahwa cuka apel bukanlah solusi instan untuk menurunkan kolesterol. Ia mengingatkan masyarakat agar tetap menerapkan pola hidup sehat secara menyeluruh, mulai dari menjaga asupan makanan, rutin berolahraga, hingga menjaga kebiasaan harian.
Menurutnya, pendekatan alami seperti ini hanya akan efektif jika dibarengi dengan gaya hidup sehat yang konsisten, bukan sebagai pengganti utama pengobatan medis. (Rhz2797)
