Notification

×

Iklan

Iklan

Jangan Cuma Siapkan Gedung, Ini 5 Vaksin Penting yang Disarankan Sebelum Menikah

April 09, 2026 Last Updated 2026-04-09T02:30:13Z


Persiapan menuju pernikahan tidak hanya soal venue, dekorasi, atau busana pengantin. Kesehatan calon pasangan juga menjadi hal penting yang perlu diperhatikan, termasuk melakukan vaksinasi sebelum menikah.


Vaksin sebelum menikah bertujuan untuk melindungi pasangan dari berbagai penyakit menular yang dapat berdampak pada kesehatan rumah tangga, hubungan suami istri, hingga kehamilan di masa depan.


Langkah ini dinilai penting karena setelah menikah pasangan akan menjalani hubungan intim secara rutin dan umumnya mulai merencanakan kehamilan. Karena itu, perlindungan terhadap penyakit infeksi perlu dipersiapkan sejak awal.


Berikut beberapa vaksin yang umum disarankan sebelum menikah:


1. Vaksin DPT atau TT

Vaksin ini melindungi dari tetanus, difteri, dan pertusis atau batuk rejan. Di Indonesia, vaksin tetanus toxoid (TT) kerap menjadi syarat bagi calon pengantin perempuan dalam beberapa layanan kesehatan pranikah.


2. Vaksin HPV

Vaksin HPV membantu melindungi dari infeksi human papillomavirus yang dapat menyebabkan kanker serviks. Vaksin ini paling efektif diberikan sebelum seseorang aktif secara seksual, namun tetap bisa direkomendasikan sesuai saran dokter. Pria juga dapat menerima vaksin ini untuk membantu menurunkan risiko penularan.


3. Vaksin MMR

Vaksin MMR melindungi dari campak, gondongan, dan rubella. Rubella sangat berbahaya bila menyerang ibu hamil karena dapat menyebabkan keguguran atau gangguan pada janin. Karena itu, vaksin ini penting dipertimbangkan sebelum merencanakan kehamilan.


4. Vaksin Cacar Air (Varicella)

Vaksin ini diberikan untuk mencegah infeksi cacar air. Bila seorang wanita tertular saat hamil, risiko komplikasi pada janin dapat meningkat.


5. Vaksin Hepatitis B

Hepatitis B dapat menular melalui hubungan seksual maupun kontak dengan barang pribadi yang terkontaminasi. Penyakit ini juga dapat ditularkan dari ibu ke bayi saat persalinan.


Melakukan vaksinasi sebelum menikah bukan hanya melindungi diri sendiri, tetapi juga pasangan serta calon anak di masa depan. Namun, kebutuhan vaksin tiap orang bisa berbeda tergantung riwayat imunisasi, kondisi kesehatan, dan rencana kehamilan.


Karena itu, calon pengantin disarankan berkonsultasi dengan tenaga kesehatan untuk menentukan vaksin yang sesuai sebelum menikah. (Rhz2797)