Umat Islam bersiap menyambut Bulan Dzulhijjah 1447 Hijriah yang dikenal sebagai salah satu bulan paling mulia dalam kalender Islam. Berdasarkan kalender Hijriah Kementerian Agama, awal Dzulhijjah diperkirakan jatuh pada Senin, 18 Mei 2026.
Bulan Dzulhijjah termasuk dalam empat bulan haram atau bulan suci yang dimuliakan Allah SWT. Pada bulan ini, umat Islam dianjurkan memperbanyak ibadah dan menjauhi perbuatan maksiat karena pahala amal kebaikan dilipatgandakan.
Keutamaan 10 hari pertama Dzulhijjah juga disebut dalam banyak hadis Rasulullah SAW. Bahkan, hari-hari tersebut dianggap sebagai waktu terbaik untuk meningkatkan amal saleh, mulai dari puasa sunnah, dzikir, sedekah hingga berkurban.
Berikut amalan yang dianjurkan selama 10 hari pertama Bulan Dzulhijjah:
1. Puasa Dzulhijjah
Salah satu amalan utama di awal Dzulhijjah adalah menjalankan puasa sunnah sejak tanggal 1 hingga 9 Dzulhijjah. Rasulullah SAW menyebut pahala puasa pada hari-hari tersebut sangat besar dan dicintai Allah SWT.
2. Puasa Tarwiyah dan Arafah
Puasa Tarwiyah dilaksanakan pada 8 Dzulhijjah, sedangkan puasa Arafah pada 9 Dzulhijjah. Puasa Arafah memiliki keutamaan luar biasa karena diyakini dapat menghapus dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang.
3. Menunaikan Ibadah Haji dan Umrah
Bagi umat Islam yang mampu secara fisik dan finansial, melaksanakan ibadah haji menjadi amalan paling utama di Bulan Dzulhijjah. Haji mabrur disebut memiliki balasan surga.
4. Memperbanyak Dzikir
Umat Islam juga dianjurkan memperbanyak dzikir seperti tasbih, tahmid, tahlil dan takbir selama 10 hari pertama Dzulhijjah. Amalan ini menjadi salah satu bentuk ibadah yang sangat dianjurkan Rasulullah SAW.
5. Memperbanyak Doa di Hari Arafah
Hari Arafah dikenal sebagai salah satu waktu terbaik untuk berdoa. Banyak ulama menyebut doa pada hari tersebut memiliki keutamaan besar dan lebih mudah dikabulkan Allah SWT.
6. Berdoa pada Malam Idul Adha
Malam Hari Raya Idul Adha juga dianggap sebagai malam istimewa. Banyak umat Islam memanfaatkannya untuk memperbanyak doa dan ibadah malam.
7. Melaksanakan Shalat Idul Adha
Shalat Idul Adha menjadi salah satu syiar penting umat Islam di Bulan Dzulhijjah. Ibadah ini dilaksanakan pada 10 Dzulhijjah secara berjamaah di masjid maupun lapangan terbuka.
8. Berkurban
Menyembelih hewan kurban setelah shalat Idul Adha hingga hari tasyrik menjadi amalan utama yang sangat dianjurkan bagi Muslim yang mampu.
9. Memperbanyak Shalat Sunnah
Selain ibadah wajib, umat Islam dianjurkan memperbanyak shalat sunnah seperti tahajud, dhuha dan qiyamul lail untuk menambah pahala di bulan mulia ini.
10. Bersedekah
Sedekah di Bulan Dzulhijjah juga memiliki keutamaan besar. Berbagi kepada sesama dipercaya membawa keberkahan serta menjadi jalan pembuka rezeki.
Bulan Dzulhijjah menjadi momentum terbaik bagi umat Islam untuk meningkatkan kualitas ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Dengan memperbanyak amal saleh di hari-hari istimewa ini, diharapkan setiap Muslim dapat meraih pahala dan keberkahan yang melimpah. (Rhz2797)
