Notification

×

Iklan

Iklan

Jemaah Haji Kini Lebih Praktis, Tak Perlu Antre Imigrasi Lagi Saat Tiba di Arab Saudi

Mei 17, 2026 Last Updated 2026-05-17T10:02:11Z


Layanan Mecca Route kembali diterapkan di Bandara Soekarno-Hatta untuk mempermudah keberangkatan calon jemaah haji Indonesia menuju Arab Saudi. Melalui program ini, proses keimigrasian Saudi diselesaikan langsung di Indonesia sehingga jemaah tidak perlu lagi mengantre panjang saat tiba di Tanah Suci.


Sebanyak sekitar 30 ribu calon jemaah haji telah diberangkatkan melalui layanan tersebut di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang. Program ini menjadi salah satu upaya meningkatkan kenyamanan dan efisiensi perjalanan ibadah haji, terutama bagi lansia dan penyandang disabilitas.


Pantauan di Terminal 2 Bandara Soetta, Minggu (17/5/2026), para jemaah datang menggunakan bus DAMRI sebelum diarahkan menuju area pemeriksaan Mecca Route. Petugas tampak membantu para lansia turun dari kendaraan, termasuk pengguna kursi roda dan tongkat.


Tidak hanya itu, petugas Imigrasi dan kepolisian juga terlihat aktif membantu jemaah yang mengalami kesulitan berjalan. Beberapa calon jemaah bahkan dibantu digendong demi memastikan proses keberangkatan berjalan lancar dan nyaman.


Kepala Kantor Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta, Galih Perdhana, mengatakan layanan Mecca Route memungkinkan proses pemeriksaan imigrasi Arab Saudi dilakukan lebih awal di Indonesia. Dengan begitu, waktu kedatangan di Saudi menjadi lebih singkat dan efisien.


Menurut Galih, keberadaan layanan ini sangat membantu jemaah haji karena mereka tidak lagi menghadapi antrean panjang di bandara Arab Saudi setelah menempuh perjalanan jauh.


Ia menilai antrean panjang saat proses imigrasi kerap membuat kondisi fisik dan mental jemaah menurun. Karena itu, Mecca Route dianggap menjadi solusi penting agar para tamu Allah dapat lebih fokus menjalankan ibadah setibanya di Tanah Suci.


Saat ini, layanan Mecca Route telah tersedia di empat bandara utama di Indonesia, yakni Bandara Soekarno-Hatta Tangerang, Bandara Adi Soemarmo Solo, Bandara Juanda Surabaya, dan Bandara Hasanuddin Makassar.


Pemerintah berharap layanan tersebut ke depan bisa diperluas ke lebih banyak titik embarkasi haji di Indonesia agar semakin banyak jemaah merasakan manfaat perjalanan yang lebih cepat, nyaman, dan ramah lansia.(Rhz2797)