Notification

×

Iklan

Iklan

Bintang Kanada Patah Kaki di Piala Dunia 2026, Bisakah Diganti? Ini Aturan FIFA

Juni 20, 2026 Last Updated 2026-06-20T15:37:47Z


Timnas Kanada mendapat kabar buruk di tengah perjuangannya di Piala Dunia 2026. Gelandang andalan mereka, Ismael Kone, dipastikan tidak bisa melanjutkan turnamen setelah mengalami patah kaki saat menghadapi Qatar pada laga fase grup.


Cedera serius tersebut memaksa Kone naik meja operasi dan mengakhiri kiprahnya lebih cepat di ajang sepak bola terbesar dunia. Namun, muncul pertanyaan di kalangan suporter, apakah Kanada masih diperbolehkan memanggil pemain pengganti?


Cedera Parah Usai Ditekel dari Belakang


Insiden yang menimpa Kone terjadi dalam pertandingan melawan Qatar di Vancouver pada Kamis (18/6/2026). Gelandang berusia 24 tahun itu mengalami patah tulang setelah menerima tekel keras dari pemain Qatar, Assim Madibo.


Akibat pelanggaran tersebut, Madibo langsung diganjar kartu merah oleh wasit. Sementara itu, Kone harus mendapatkan perawatan intensif di lapangan sebelum akhirnya ditandu keluar dan dibawa ke rumah sakit.


Cedera tersebut menjadi pukulan telak bagi Kanada yang saat itu tengah berusaha mengamankan tiket menuju babak gugur.


Operasi Berjalan Sukses


Asosiasi Sepak Bola Kanada (CSA) mengonfirmasi bahwa operasi yang dijalani Ismael Kone berlangsung lancar dan sukses.


Dalam pernyataan resminya, CSA menyebut proses operasi untuk memperbaiki patah tulang pada tungkai bawah telah berjalan sesuai rencana. Meski diprediksi dapat pulih sepenuhnya, Kone dipastikan tidak akan tampil lagi sepanjang sisa Piala Dunia 2026.


Kabar serupa juga disampaikan klub Italia yang menaunginya, Sassuolo. Klub tersebut memastikan operasi berjalan tanpa kendala dan sang pemain akan segera memasuki tahap rehabilitasi dalam beberapa hari ke depan.


Sassuolo juga menyampaikan dukungan penuh agar Kone dapat segera kembali merumput setelah proses pemulihan selesai.


Bisakah Kanada Memanggil Pemain Pengganti?


Meski kehilangan salah satu pemain inti, Kanada ternyata tidak dapat menambah pemain baru ke dalam skuadnya.


Berdasarkan regulasi FIFA, pergantian pemain non-kiper hanya diperbolehkan hingga 24 jam sebelum pertandingan pertama fase grup dimulai. Setelah batas waktu tersebut terlewati, negara peserta tidak lagi diizinkan mengganti pemain lapangan yang mengalami cedera.


Dengan demikian, Kanada harus melanjutkan turnamen hanya dengan 25 pemain yang tersisa. Pelatih Jesse Marsch kini dituntut mencari solusi dari pemain yang masih tersedia untuk mengisi kekosongan yang ditinggalkan Kone.


Kanada Masih Berpeluang Lolos Sebagai Juara Grup


Meski kehilangan salah satu gelandang terbaiknya, peluang Kanada untuk melaju ke babak 32 besar masih terbuka lebar.


Saat ini, The Maple Leafs memimpin klasemen Grup B dengan koleksi empat poin dari dua pertandingan. Hasil tersebut membuat Kanada berada di posisi yang menguntungkan menjelang laga terakhir fase grup.


Pada pertandingan berikutnya melawan Swiss yang dijadwalkan berlangsung Kamis (25/6/2026), Kanada hanya membutuhkan hasil imbang untuk memastikan tiket ke babak 32 besar sekaligus mempertahankan posisi sebagai juara grup.


Absennya Ismael Kone tentu menjadi tantangan tersendiri bagi Jesse Marsch. Namun, dengan performa impresif yang telah ditunjukkan sejak awal turnamen, Kanada masih memiliki peluang besar untuk melanjutkan kejutan mereka di Piala Dunia 2026.(Rhz2797)