Ribuan mahasiswa Universitas Trisakti dijadwalkan menggelar aksi demonstrasi pada Jumat (19/6/2026). Aksi yang diinisiasi oleh Kepresidenan Mahasiswa (Kepresma) Universitas Trisakti ini menjadi perhatian publik karena melibatkan salah satu kampus yang dikenal memiliki sejarah kuat dalam perjalanan Reformasi Indonesia.
Berdasarkan informasi yang disampaikan pihak penyelenggara, sekitar 1.000 mahasiswa diperkirakan akan ambil bagian dalam aksi tersebut.
Titik Kumpul di Tugu 12 Mei Trisakti
Presiden Mahasiswa Universitas Trisakti, Dhenni Ribowo, mengatakan seluruh peserta aksi akan berkumpul terlebih dahulu di Tugu 12 Mei Trisakti sebelum bergerak sesuai agenda yang telah ditetapkan.
Aksi dijadwalkan dimulai sekitar pukul 10.00 WIB dan menjadi wadah bagi mahasiswa untuk menyampaikan aspirasi mereka terhadap berbagai isu yang dinilai berkaitan dengan kepentingan masyarakat.
Pemilihan Tugu 12 Mei sebagai titik awal aksi juga memiliki makna simbolis mengingat lokasi tersebut merupakan salah satu ikon perjuangan mahasiswa Trisakti.
Seruan Aksi Disampaikan Melalui Media Sosial
Ajakan mengikuti demonstrasi telah diumumkan melalui akun Instagram resmi @kepresmausakti dengan tajuk "Seruan Turun Aksi".
Dalam unggahan tersebut, Kepresma mengajak seluruh mahasiswa untuk ikut berpartisipasi sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi bangsa sekaligus menjalankan peran mahasiswa sebagai bagian dari masyarakat sipil.
Menurut mereka, mahasiswa memiliki tanggung jawab moral untuk terus mengawal jalannya pemerintahan dan memastikan setiap kebijakan publik berpihak kepada kepentingan rakyat.
Mahasiswa Ingin Terus Mengawal Demokrasi
Kepresma Universitas Trisakti menegaskan bahwa aksi ini lahir dari semangat perjuangan dan kepedulian terhadap berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.
Melalui demonstrasi tersebut, mahasiswa berharap dapat menyampaikan aspirasi secara terbuka sebagai bagian dari kehidupan demokrasi yang sehat dan konstruktif.
Pihak penyelenggara juga mengajak seluruh civitas akademika untuk menjaga ketertiban selama aksi berlangsung sehingga penyampaian pendapat dapat berjalan dengan damai dan sesuai ketentuan yang berlaku.
Kepresma Buka Donasi untuk Operasional Aksi
Selain mengajak mahasiswa turun ke jalan, Kepresma Universitas Trisakti juga membuka donasi sebagai bentuk dukungan terhadap kebutuhan operasional demonstrasi.
Dana yang terkumpul disebut akan digunakan untuk menunjang pelaksanaan aksi, mulai dari kebutuhan logistik hingga perlengkapan peserta di lapangan.
Menurut penyelenggara, setiap kontribusi yang diberikan merupakan bentuk solidaritas bersama dalam mendukung penyampaian aspirasi secara damai.
Trisakti Kembali Jadi Sorotan Publik
Sebagai kampus yang memiliki sejarah panjang dalam gerakan mahasiswa Indonesia, setiap aksi yang digelar Universitas Trisakti kerap mendapat perhatian luas dari masyarakat.
Melalui demonstrasi yang berlangsung hari ini, para mahasiswa berharap suara mereka dapat menjadi bagian dari pengawasan publik terhadap jalannya pemerintahan serta mendorong lahirnya kebijakan yang dinilai lebih berpihak kepada kepentingan rakyat.
Aksi tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa mahasiswa masih memegang peran penting sebagai salah satu elemen masyarakat yang aktif menyampaikan kritik, masukan, dan gagasan dalam kehidupan demokrasi Indonesia.(Rhz2797)
