Insiden eskalator di Pasar Tanah Abang Blok B, Jakarta Pusat, yang viral di media sosial akhirnya mendapat penjelasan resmi dari Perumda Pasar Jaya. Peristiwa yang terjadi pada Sabtu (13/6/2026) itu sempat membuat panik para pengunjung setelah sejumlah orang kehilangan keseimbangan dan terjatuh saat menggunakan fasilitas tersebut.
Menurut keterangan Pasar Jaya, hasil pemeriksaan teknis menunjukkan bahwa eskalator berada dalam kondisi normal sebelum insiden terjadi. Namun, lonjakan jumlah pengunjung yang menggunakan eskalator secara bersamaan menyebabkan beban melebihi kapasitas yang telah ditentukan.
Akibat tingginya jumlah pengguna dalam satu waktu, sensor keselamatan yang terpasang pada sistem eskalator mendeteksi adanya kelebihan beban. Sistem pengaman kemudian secara otomatis mengaktifkan rem darurat sebagai langkah pencegahan untuk menghindari kerusakan yang lebih besar maupun potensi kecelakaan yang lebih serius.
Pasar Jaya menjelaskan bahwa fitur rem darurat merupakan bagian dari sistem keamanan standar pada eskalator modern. Ketika kapasitas maksimum terlampaui, sistem akan menghentikan operasional alat secara otomatis guna melindungi pengguna sekaligus menjaga komponen mekanis agar tidak mengalami kerusakan akibat tekanan berlebih.
Pihak pengelola pasar juga memastikan tidak ada korban luka serius dalam kejadian tersebut. Aktivasi sistem keselamatan dinilai berhasil mencegah risiko yang lebih besar meskipun sempat menimbulkan kepanikan di lokasi.
Sebelumnya, video insiden tersebut ramai beredar di media sosial. Dalam rekaman yang viral, terlihat seorang perempuan yang diduga pengunjung sedang duduk di bagian bawah eskalator sambil didampingi petugas keamanan. Sejumlah pengunjung lainnya tampak berkumpul untuk melihat kondisi di lokasi kejadian.
Narasi yang beredar di media sosial menyebutkan eskalator tiba-tiba berubah arah dari jalur naik menjadi turun. Informasi tersebut kemudian memicu berbagai spekulasi mengenai penyebab insiden.
Kapolsek Metro Tanah Abang, AKBP Dhimas Prasetyo, membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia menyebut insiden terjadi sekitar pukul 11.00 WIB di area Pasar Tanah Abang Blok B.
Selain penjelasan dari Pasar Jaya terkait kelebihan kapasitas, pihak kepolisian juga mengungkap adanya dugaan kendala pada komponen karet eskalator yang masih menjadi bagian dari proses pemeriksaan lebih lanjut.
Hingga saat ini, penyebab pasti insiden masih terus dievaluasi oleh pihak terkait. Pengelola Pasar Tanah Abang memastikan pemeriksaan menyeluruh dilakukan guna menjamin keamanan fasilitas publik tersebut dan mencegah kejadian serupa terulang di masa mendatang.(Rhz2797)
