Dinding bata ekspos masih menjadi pilihan menarik bagi pemilik rumah yang ingin menghadirkan nuansa rustic, hangat, dan berkarakter. Tekstur alami batu bata juga mampu menjadi elemen visual yang membuat ruangan terasa lebih unik.
Namun, memiliki dinding bata ekspos bukan berarti bagian tersebut tidak boleh dihias. Justru dengan penataan yang tepat, karakter bata dapat tetap dipertahankan sekaligus membuat tampilan interior menjadi lebih menarik.
Ada sejumlah cara yang bisa diterapkan tanpa harus merusak permukaan bata maupun menghilangkan kesan alaminya. Berikut beberapa tips yang direkomendasikan desainer interior.
1. Mengecat Dinding Bata Ekspos
Mengecat menjadi salah satu cara paling praktis untuk memberikan tampilan baru pada dinding bata. Desainer interior Hannah Hemmerly menyebut metode ini relatif mudah dan aman dilakukan.
Warna cat dapat disesuaikan dengan konsep ruangan. Dinding bata yang dicat bisa dijadikan sebagai focal point atau latar belakang yang lebih lembut, tergantung suasana yang ingin dibangun.
Sebelum mengecat, permukaan dinding sebaiknya diberi lapisan dasar terlebih dahulu. Jika belum yakin dengan prosesnya, menggunakan jasa tenaga profesional juga bisa menjadi pilihan agar hasilnya lebih rapi.
2. Manfaatkan Brick Clips
Bagi yang ingin memasang dekorasi tanpa membuat lubang pada bata, brick clips atau klip bata bisa menjadi alternatif.
Perangkat berbahan logam ini dipasang dengan cara menjepit bagian sisi bata. Ukurannya cukup beragam dan dapat digunakan untuk menopang dekorasi dengan bobot tertentu.
Desainer interior Behin Forghanifar menjelaskan, apabila permukaan mortar tidak cukup ideal untuk pemasangan klip, bagian tersebut dapat dirapikan terlebih dahulu agar klip dapat mencengkeram dengan baik.
Cara ini cocok untuk memasang dekorasi seperti bingkai foto atau karya seni tanpa perlu menggunakan bor dan paku secara langsung pada bata.
3. Dekorasi dengan Furnitur
Tidak ingin menyentuh dinding sama sekali? Furnitur bisa menjadi solusi yang menarik.
Rak terbuka berprofil ramping atau meja konsol dapat ditempatkan di depan dinding bata. Selain berfungsi sebagai tempat penyimpanan, furnitur tersebut juga bisa menjadi area untuk menampilkan buku, tanaman, foto, maupun berbagai ornamen dekoratif.
Menurut Forghanifar, furnitur dengan tampilan ringan tidak akan sepenuhnya menutupi permukaan bata. Dengan begitu, karakter dan tekstur alami dinding tetap terlihat.
Trik ini juga cocok untuk pemilik rumah yang ingin mendapatkan tampilan dekoratif tanpa harus melakukan perubahan permanen pada dinding.
4. Pilih Dekorasi yang Tepat
Cara lainnya adalah menggunakan dekorasi yang dapat memberikan dimensi tambahan pada dinding. Salah satunya dengan menempatkan cermin berukuran besar di lantai dan menyandarkan karya seni vertikal pada dinding.
Tanaman berukuran tinggi, seperti jenis palem, juga bisa ditempatkan di sekitar area tersebut. Kehadiran tanaman dapat memberikan kesan lebih segar sekaligus membuat ruangan terasa lebih personal.
Kuncinya adalah memilih dekorasi yang tidak terlalu mendominasi. Biarkan sebagian besar permukaan bata tetap terlihat sehingga karakter rustic yang menjadi daya tarik utamanya tidak hilang.
Dinding Bata Ekspos Tetap Bisa Tampil Menarik
Dinding bata ekspos tidak harus dibiarkan polos. Dengan pemilihan metode dan dekorasi yang tepat, permukaannya tetap bisa tampil menarik tanpa kehilangan karakter alaminya.
Mulai dari mengecat, menggunakan brick clips, menempatkan furnitur, hingga menambahkan cermin dan tanaman, semuanya bisa disesuaikan dengan konsep interior serta kebutuhan penghuni rumah.
Dengan begitu, dinding bata ekspos bukan hanya menjadi elemen struktural, tetapi juga dapat menjadi bagian penting dari desain interior yang memberikan kesan unik dan berkarakter.(Rhz2797)
