Notification

×

Iklan

Iklan

Arrmanatha Nasir Resmi Jadi Menlu RI, Sugiono Pindah Jabatan ke Menko PMK

Oktober 12, 2026 Last Updated 2026-10-12T03:53:52Z

Arrmanatha Christiawan Nasir, yang akrab disapa Tata, resmi menjalankan tugas sebagai Menteri Luar Negeri (Menlu) Republik Indonesia menggantikan Sugiono. Pergantian kepemimpinan di Kementerian Luar Negeri (Kemlu) tersebut ditandai dengan prosesi serah terima jabatan di kantor Kemlu, Jakarta Pusat, Senin (12/10/2026).


Acara serah terima jabatan (sertijab) itu dihadiri Wakil Menteri Luar Negeri Anis Matta serta sejumlah pejabat dan pegawai Kemlu. Prosesi berlangsung dengan diawali menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara serah terima jabatan.


Setelah penandatanganan selesai, Tata dan Sugiono bersalaman. Keduanya kemudian terlihat berpelukan sejenak sebelum rangkaian acara berlanjut.


Pergantian ini menjadi bagian dari perubahan susunan kabinet pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Tata sebelumnya menjabat sebagai Wakil Menteri Luar Negeri, sedangkan Sugiono kini mengemban tugas baru sebagai Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK).


Prabowo Lantik Arrmanatha Nasir pada 1 Oktober 2026


Sebelum prosesi sertijab di Kemlu, Presiden Prabowo Subianto telah melantik Arrmanatha Nasir sebagai Menteri Luar Negeri di Istana Negara, Jakarta, pada Kamis (1/10/2026).


Pengangkatan Tata dilakukan dalam rangkaian perombakan kabinet yang turut mencakup pergantian sejumlah pejabat negara. Ia dipercaya menggantikan Sugiono yang dialihkan ke posisi Menko PMK.


Berdasarkan informasi resmi Kementerian Luar Negeri, pengangkatan Arrmanatha sebagai Menlu ditetapkan melalui Keputusan Presiden Nomor 104/P Tahun 2026. <Link url="https://www.kemlu.go.id/id/berita/informasi-penting/Pages/berita/presiden-prabowo-lantik-arrmanatha-nasir-sebagai-menteri-luar-negeri?type=publication" title="Informasi pelantikan dari Kemlu RI"/>.


Dalam prosesi pelantikan, Prabowo memandu pengucapan sumpah jabatan yang kemudian diikuti oleh Tata. Sumpah tersebut menegaskan komitmen untuk menaati Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, menjalankan peraturan perundang-undangan, serta melaksanakan tugas dengan menjunjung tinggi etika dan tanggung jawab.


"Bahwa saya, akan setia kepada UUD Negara RI Tahun 1945, serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi dharma bakti saya kepada bangsa dan negara. Bahwa saya, dalam menjalankan tugas jabatan akan menjunjung tinggi etika jabatan bekerja dengan sebaik-baiknya dengan penuh rasa tanggung jawab," demikian sumpah yang dibacakan Prabowo dan diikuti Tata.


Sugiono Kini Menjabat Menko PMK


Seiring dengan penunjukan Arrmanatha sebagai Menlu, Sugiono mendapatkan penugasan baru sebagai Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan. Ia menggantikan Pratikno dalam posisi tersebut.


Perubahan jabatan ini merupakan bagian dari penataan susunan Kabinet Merah Putih. Dengan demikian, Sugiono tidak lagi memimpin Kemlu karena tanggung jawab diplomasi Indonesia kini berada di bawah kepemimpinan Arrmanatha.


Peralihan tugas tersebut juga menandai dimulainya tanggung jawab baru bagi kedua pejabat. Arrmanatha memimpin kementerian yang menangani hubungan luar negeri dan diplomasi Indonesia, sementara Sugiono menjalankan koordinasi kebijakan di bidang pembangunan manusia dan kebudayaan.


Tantangan Arrmanatha Nasir sebagai Menlu Baru


Sebagai diplomat yang sebelumnya menjabat wakil menteri, Arrmanatha memiliki pengalaman di lingkungan Kemlu sebelum dipercaya menduduki posisi tertinggi di kementerian tersebut.


Penunjukannya berlangsung ketika dinamika internasional terus berkembang dan membutuhkan koordinasi diplomasi yang konsisten. Dalam menjalankan tugasnya, Menlu memiliki peran penting dalam menjaga hubungan bilateral, memperkuat kerja sama multilateral, serta memperjuangkan kepentingan nasional Indonesia di tingkat internasional.


Pergantian kepemimpinan ini menjadi awal bagi Arrmanatha untuk melanjutkan pelaksanaan kebijakan luar negeri pemerintah. Sementara itu, serah terima jabatan di Kemlu menandai peralihan tanggung jawab administratif dan kepemimpinan dari Sugiono kepada Tata.


Dengan resmi menjabat sebagai Menteri Luar Negeri RI, Arrmanatha Nasir kini memimpin diplomasi Indonesia di tengah perkembangan geopolitik global dan berbagai agenda kerja sama internasional yang perlu terus ditangani pemerintah.(Rhz2797)