Notification

×

Iklan

Iklan

Hari Santri Nasional 2026, Tgk. Muchtar Andhika Ajak Santri Perkuat Ilmu dan Akhlak

Oktober 22, 2026 Last Updated 2026-10-22T04:34:48Z

Peringatan Hari Santri Nasional 2026 menjadi momentum untuk memperkuat peran santri dalam membangun masyarakat dan memajukan bangsa. Imam Masjid Al-Falah, Gampong Ujong Kareung, Kota Sabang, Tgk. Muchtar Andhika, mengajak seluruh santri menjadikan peringatan ini sebagai kesempatan untuk meningkatkan ilmu pengetahuan, menjaga akhlak, serta memperkuat pengabdian kepada agama, bangsa, dan negara.


Menurut Tgk. Muchtar, menjadi santri tidak cukup hanya dengan menguasai ilmu agama. Santri juga perlu menjunjung tinggi adab, menghormati guru, serta menerapkan ilmu yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari.


Ia menekankan bahwa ilmu pengetahuan dan akhlak merupakan dua hal yang harus berjalan beriringan. Keduanya menjadi bekal penting bagi santri untuk menghadapi berbagai tantangan sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.


“Ilmu dan akhlak harus berjalan beriringan. Santri harus terus belajar, menjaga adab, dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.


Santri Harus Mampu Menghadapi Perkembangan Zaman


Tgk. Muchtar juga mengingatkan pentingnya kemampuan santri dalam mengikuti perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai Islam. Menurutnya, kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi perlu diimbangi dengan karakter yang kuat serta pemahaman agama yang baik.


Santri diharapkan mampu beradaptasi dengan perubahan sosial, memanfaatkan perkembangan teknologi secara bijak, dan tetap menjadikan akhlak sebagai pedoman dalam bertindak.


Dengan bekal ilmu dan karakter yang baik, santri dapat mengambil peran lebih luas di tengah masyarakat. Kontribusi tersebut tidak hanya terbatas pada bidang keagamaan, tetapi juga mencakup pendidikan, sosial, dan berbagai sektor pembangunan lainnya.


Karena itu, semangat menuntut ilmu perlu terus dipelihara, disertai kesungguhan dalam mengamalkan pengetahuan serta menjaga hubungan baik dengan sesama.


Hari Santri Nasional 2026 dan Semangat Menuju Indonesia Emas


Mengusung tema “Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas”, Hari Santri Nasional 2026 diharapkan menjadi pengingat akan pentingnya peran generasi santri dalam mempersiapkan masa depan bangsa.


Tgk. Muchtar berharap santri dapat tumbuh menjadi generasi yang berilmu, berakhlak mulia, dan memiliki kepedulian terhadap kemajuan Indonesia. Menurutnya, pengabdian kepada agama dan negara perlu diwujudkan melalui tindakan nyata yang memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar.


Nilai-nilai yang dipelajari di pesantren maupun lingkungan pendidikan agama diharapkan dapat menjadi landasan untuk membangun masyarakat yang berkarakter, saling menghormati, dan menjunjung tinggi nilai-nilai kebaikan.


Momentum Hari Santri juga menjadi kesempatan untuk memperkuat semangat kebersamaan serta mendorong generasi muda agar terus meningkatkan kualitas diri demi menghadapi tantangan masa depan.


Pesan untuk Santri: Terus Belajar dan Berikan Manfaat


Menutup pesannya, Tgk. Muchtar mengajak para santri agar tidak pernah berhenti menuntut ilmu dan selalu menjaga adab dalam setiap langkah kehidupan. Ia juga mengingatkan bahwa ilmu yang dimiliki sebaiknya tidak hanya menjadi bekal pribadi, tetapi harus memberikan dampak positif bagi umat dan bangsa.


“Jangan pernah berhenti menuntut ilmu, jangan mengabaikan adab, dan jadilah santri yang bermanfaat bagi umat dan negeri,” tutupnya.


Pesan tersebut menegaskan bahwa peran santri dalam membangun Indonesia tidak hanya ditentukan oleh keluasan ilmu, tetapi juga oleh akhlak, kepedulian sosial, dan kesediaan untuk mengabdi.


Melalui peringatan Hari Santri Nasional 2026, semangat memperkuat ilmu, menjaga akhlak, dan mengamalkan nilai-nilai Islam diharapkan terus tumbuh sehingga santri dapat berkontribusi bagi kemajuan masyarakat dan terwujudnya Indonesia Emas.(Rhz2797)