Notification

×

Iklan

Iklan

Shin Tae-yong Ungkap Alasan Shayne Pattynama Dicoret, Persija Justru Pesta Gol 4-0 atas PSIM

Oktober 11, 2026 Last Updated 2026-10-11T08:40:16Z


Kemenangan telak Persija Jakarta atas PSIM Yogyakarta dengan skor 4-0 pada pekan keempat BRI Super League 2026/2027 diwarnai keputusan pelatih Shin Tae-yong yang tidak memasukkan Shayne Pattynama ke dalam skuad. Selain itu, Shin menjelaskan alasan Radovan Pankov dipercaya mengenakan ban kapten saat Macan Kemayoran bertandang ke Stadion Sultan Agung, Bantul, Sabtu (10/10/2026).


Keputusan tersebut berkaitan dengan kondisi fisik dan kesiapan pemain setelah menjalani agenda bersama Timnas Indonesia pada periode FIFA ASEAN Cup 2026. Shin menegaskan, persiapan dan pemahaman taktik menjadi pertimbangan penting sebelum seorang pemain diturunkan dalam pertandingan.


Di sisi lain, Persija berhasil membawa pulang tiga poin setelah mencetak empat gol pada babak kedua. Hasil positif ini mengantarkan tim ibu kota ke puncak klasemen sementara dengan koleksi 12 poin.


Shin Tae-yong Jelaskan Alasan Pankov Jadi Kapten Persija


Radovan Pankov dipercaya menjadi kapten Persija saat menghadapi PSIM karena kapten utama tim, Rizky Ridho, belum cukup bugar untuk tampil sejak menit pertama. Bek Timnas Indonesia tersebut masih mengalami kelelahan setelah menjalani agenda bersama tim nasional.


Shin menjelaskan, keputusan menunjuk Pankov merupakan langkah yang diambil dengan mempertimbangkan kondisi pemain. Dengan demikian, tanggung jawab memimpin rekan-rekannya di lapangan untuk sementara dipercayakan kepada bek asal Serbia tersebut.


"Kapten Rizky Ridho mengalami akumulasi kelelahan selama periode FIFA ASEAN Cup 2026 sehingga tidak bisa tampil sebagai starter. Oleh karena itu, Pankov dipercaya untuk mengemban tugas sebagai kapten tim," kata Shin Tae-yong, seperti dikutip dari keterangan resmi I.League.


Rizky Ridho akhirnya masuk sebagai pemain pengganti pada menit ke-75. Saat bek tersebut memasuki lapangan, Pankov menyerahkan ban kapten kepadanya.


Keputusan ini menunjukkan bahwa Shin mempertimbangkan kesiapan fisik pemain sebelum menentukan susunan pemain utama, terutama setelah tim menjalani jadwal pertandingan internasional yang padat.


Shayne Pattynama Absen karena Belum Cukup Berlatih Bersama Tim


Selain menjelaskan pergantian kapten, Shin Tae-yong juga mengungkap alasan Shayne Pattynama tidak masuk dalam daftar pemain Persija saat melawan PSIM Yogyakarta.


Menurut Shin, Shayne baru kembali setelah menjalankan tugas bersama Timnas Indonesia. Kondisi tersebut membuat bek itu belum memiliki cukup waktu untuk mengikuti latihan bersama Persija dan memahami skema permainan yang disiapkan tim pelatih.


"Sementara itu, Shayne belum memiliki cukup waktu untuk berlatih bersama tim dan memahami taktik yang kami siapkan karena masih bergabung dengan tim nasional. Hal tersebut menjadi salah satu pertimbangan mengapa ia belum masuk dalam susunan pemain," tutur Shin.


Absennya Shayne bukan berarti ia dicoret secara permanen dari rencana permainan Persija. Berdasarkan penjelasan pelatih, keputusan tersebut berkaitan dengan keterbatasan waktu persiapan menjelang pertandingan melawan PSIM.


Shin dan tim pelatih akan memantau perkembangan para pemain setelah kembali dari agenda internasional. Kesiapan fisik, kesempatan berlatih bersama, serta pemahaman taktik menjadi sejumlah faktor yang dapat menentukan peluang pemain masuk skuad pada pertandingan berikutnya.


Persija Mengamuk pada Babak Kedua, PSIM Tak Berkutik


Kemenangan Persija Jakarta atas PSIM Yogyakarta tidak diraih dengan mudah. Pada babak pertama, kedua tim bermain imbang tanpa gol meski Persija mampu mengambil inisiatif serangan dan beberapa kali mengancam pertahanan tuan rumah. 


Kebuntuan baru terpecahkan setelah pertandingan memasuki babak kedua. Alexander Jeremejeff membuka keunggulan Persija, kemudian Stjepan Loncar mencetak dua gol, sementara Kwon Chang-hoon turut menyumbangkan satu gol untuk memastikan kemenangan 4-0. 


Persija juga tampil lebih dominan dalam statistik pertandingan. Berdasarkan data I.League, Macan Kemayoran mencatatkan 64 persen penguasaan bola dan melepaskan 18 tembakan, dengan 10 di antaranya mengarah ke gawang. Sementara itu, PSIM hanya membukukan enam tembakan sepanjang pertandingan. 


Hasil tersebut menjadi modal penting bagi Shin Tae-yong untuk menjaga konsistensi Persija pada awal musim. Kemenangan ini sekaligus memperlihatkan kedalaman skuad yang dimiliki Macan Kemayoran, meski sejumlah pemain baru kembali dari agenda internasional.


Puncaki Klasemen, Persija Bersiap Hadapi Persita


Tambahan tiga poin dari markas PSIM membuat Persija mengoleksi 12 poin dan menempati posisi teratas klasemen sementara BRI Super League 2026/2027. Persija juga tercatat sebagai satu-satunya tim yang selalu menang hingga pertandingan tersebut, berdasarkan laporan ANTARA pada 11 Oktober 2026. 


Tantangan berikutnya sudah menanti. Persija dijadwalkan menghadapi Persita Tangerang pada Sabtu, 17 Oktober 2026, pukul 19.00 WIB di Banten International Stadium. 


Pertandingan tersebut akan menjadi kesempatan bagi Persija untuk melanjutkan tren kemenangan sekaligus mempertahankan posisi di puncak klasemen. Shin juga berpeluang mengevaluasi kesiapan Rizky Ridho, Shayne Pattynama, dan pemain lain yang baru menyelesaikan tugas internasional.


Meski demikian, keputusan mengenai komposisi pemain untuk laga berikutnya tetap bergantung pada hasil evaluasi tim pelatih. Penampilan Persija saat mengalahkan PSIM menjadi modal positif, tetapi konsistensi permainan akan tetap diuji dalam pertandingan selanjutnya.(Rhz2797)