Notification

×

Iklan

Iklan

Kadar Gula Darah 200, Apakah Normal? Berikut Penjelasannya

April 18, 2024 Last Updated 2024-04-18T08:28:27Z


Melakukan pemeriksaan kadar gula darah perlu dilakukan untuk mengetahui risiko penyakit tertentu, seperti diabetes. Lantas, jika kadar gula darah menunjukkan angka 200 mg/dL apakah normal?


Untuk diketahui, kadar gula darah normal pada orang dewasa sehat yang tidak mengidap diabetes yaitu di bawah 100 mg/dL.


Karena itu, orang dewasa sehat yang hasil tesnya menunjukkan nikai 200 atau lebih, bisa dikatakan memiliki gula darah tinggi.


Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai kadar gula darah 200 normal atau tidak, simak penjelasan berikut.


Kadar gula darah 200, apakah normal?


Kadar gula darah setiap orang bisa berbeda-beda karena beberapa faktor, termasuk pola makan, gaya hidup, dan penyakit penyerta.


Kadar glukosa sebelum dan sesudah makan, serta gula darah puasa juga memiliki nilai yang berbeda.


Dilansir dari Cleveland Clinic, kadar gula darah normal atau gula darah puasa (sebelum makan) untuk orang dewasa sehat atau tanpa diabetes adalah di bawah 100 mg/dL atau berkisar antara 70-99 mg/dL.


Individu yang kadar glukosanya berada di rentang 100-125 mg/dL bisa dikatakan mengalami pradiabetes karena melebihi batas normal.


Orang dengan status pradiabetes berisiko mengalami diabetes tipe 2 atau diabetes melitus dalam 5-10 tahun mendatang.


Seseorang yang punya nilai gula darah 126 mg/dL atau lebih bisa dikatakan memiliki kadar gula darah yang tinggi.


Dengan begitu, jika Anda memiliki gula darah 200 itu bisa dikatakan tidak normal atau melebih batas wajar.


Gula darah 200 mg/dL menunjukkan bahwa seseorang mengalami hiperglikemia atau bahkan diabetes.


Kemudian dilansir dari AyoSehatKemkes, nilai normal gula darah sewaktu (GDS) atau tanpa puasa yaitu kurang dari 200 mg/dL.


Jadi, ketika seseorang punya kadar gula darah 200, ia bisa dikatakan mengalami hiperglikemia dan perlu berkonsultasi dengan dokter agar gula darahnya kembali stabil.


Ciri-ciri gula darah tinggi


Selain dari hasil pemeriksaan darah, ada ciri-ciri gula darah tinggi yang perlu Anda ketahui:


Peningkatan frekuensi urine

Rasa haus yang ekstrem

Merasa gampang lapar atau mengalami kenaikan nafsu makan

Kelelahan kronis

Mengalami gangguan penglihatan, pandangan kabur

Penurunan berat badan secara drastis.


Aroma napas berbau seperti buah juga bisa menjadi gejala gula darah tinggi yang perlu diwaspadai. Pasalnya, kondisi tersebut adalah tanda ketoasidosis diabetik pada pengidap diabetes.


Ketoasidosis atau penumpukan keton adalah komplikasi diabetes melitus karena resistensi insulin yang menghambat proses metabolisme glukosa menjadi energi.


Setelah menyimak ulasan mengenai gula darah tinggi, Anda dapat mencegah kondisi ini dengan membatasi makanan dan minuman tinggi karbohidrat dan gula, melakukan aktivitas fisik rutin, dan gaya hidup sehat lainnya.