Banyak orang beranggapan bahwa makanan sehat dapat dikonsumsi dalam jumlah tak terbatas tanpa menimbulkan dampak negatif. Padahal, anggapan tersebut tidak sepenuhnya benar.
Beberapa jenis makanan yang dikenal menyehatkan justru dapat menyebabkan kenaikan berat badan apabila dikonsumsi secara berlebihan. Hal ini terjadi karena kandungan kalori, gula alami, atau lemak di dalamnya cukup tinggi.
Buah-buahan, ikan, biji-bijian, hingga produk olahan susu memang kaya vitamin, mineral, serat, dan protein. Namun, tanpa pengaturan porsi yang tepat, makanan tersebut tetap dapat meningkatkan asupan energi harian secara signifikan.
Berikut 11 makanan sehat yang diam-diam bisa membuat berat badan bertambah:
1. Nasi Putih
Nasi merupakan sumber karbohidrat utama bagi masyarakat Asia. Namun, nasi putih mengandung karbohidrat sederhana dan kalori tinggi. Konsumsi berlebihan tanpa diimbangi aktivitas fisik dapat memicu penumpukan lemak tubuh.
2. Susu
Susu kaya protein dan kalsium yang baik untuk tulang dan otot. Meski begitu, susu—terutama jenis full cream—mengandung lemak dan gula alami yang cukup tinggi sehingga dapat meningkatkan berat badan jika dikonsumsi berlebihan.
3. Kacang-kacangan
Kacang mengandung lemak sehat dan protein nabati, tetapi juga padat kalori. Segenggam kecil kacang saja bisa mengandung lebih dari 150 kalori.
4. Alpukat
Alpukat dikenal kaya lemak tak jenuh yang baik untuk jantung. Namun, kandungan kalorinya cukup tinggi sehingga tetap perlu dikonsumsi dalam porsi terbatas.
5. Daging Merah
Daging merah merupakan sumber protein dan zat besi. Namun, daging dengan kandungan lemak tinggi dapat memicu kenaikan berat badan jika dikonsumsi terlalu sering.
6. Yogurt
Yogurt sering dianggap camilan sehat. Namun, produk yogurt dengan tambahan gula, buah olahan, atau granola tinggi gula bisa menjadi sumber kalori tersembunyi.
7. Keju
Keju mengandung kalsium dan protein, tetapi juga tinggi lemak dan kalori. Penggunaan berlebihan sebagai topping makanan dapat meningkatkan asupan energi harian.
8. Buah Kering
Buah kering tetap mengandung vitamin dan serat, tetapi kadar gulanya lebih pekat karena rendah air. Kalorinya bisa mencapai empat kali lipat dibanding buah segar.
9. Ikan Salmon
Salmon kaya omega-3 dan protein yang baik bagi kesehatan jantung. Namun, ikan ini cukup tinggi kalori, terutama jika dimasak dengan minyak atau saus berlemak.
10. Cokelat Hitam
Cokelat hitam mengandung antioksidan, tetapi juga tinggi lemak dan kalori. Konsumsi berlebihan dapat berkontribusi pada kenaikan berat badan.
11. Telur
Telur merupakan sumber protein berkualitas tinggi. Namun, mengonsumsi telur dalam jumlah banyak setiap hari—terutama yang digoreng—dapat meningkatkan asupan lemak dan kolesterol.
Kesimpulan
Makanan sehat tetap perlu dikonsumsi dengan porsi seimbang. Mengontrol jumlah, cara pengolahan, serta menyesuaikannya dengan aktivitas fisik harian adalah kunci untuk menjaga berat badan tetap ideal.
