Notification

×

Iklan

Iklan

Campak Meledak Lagi! DPR Peringatkan Potensi KLB, Kemenkes Diminta Gerak Cepat

Februari 28, 2026 Last Updated 2026-02-27T22:55:37Z


Lonjakan kasus campak kembali menjadi perhatian serius. Yahya Zaini, Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, mendesak Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes) untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kejadian luar biasa (KLB) campak di Indonesia.


Desakan ini muncul seiring meningkatnya jumlah kasus campak secara global, termasuk di Tanah Air. Berdasarkan data World Health Organization (WHO), Indonesia tercatat sebagai negara dengan jumlah kasus campak terbesar kedua di dunia setelah Yaman, dengan total 10.744 kasus.


Cakupan Imunisasi Menurun, Kasus Meningkat


Yahya mengungkapkan, lonjakan kasus campak berkaitan erat dengan menurunnya cakupan imunisasi rutin lengkap. Pada 2018, cakupan imunisasi nasional sempat mencapai 92 persen. Namun, angka tersebut turun menjadi 87,8 persen pada 2022.


Data Kemenkes mencatat, sepanjang 2025 terdapat 11.094 kasus campak di Indonesia. Sementara pada awal 2026 hingga Februari, sudah tercatat 550 kasus baru. Angka ini menunjukkan perlunya langkah antisipasi yang lebih agresif.


"Saya mendesak Kemenkes untuk waspada terhadap potensi wabah campak dengan bersiap menetapkan KLB jika pertumbuhannya tidak terkendali," tegas Yahya, Sabtu (28/2/2026).


Lima Langkah Mendesak Cegah Wabah Campak


Politikus Partai Golkar tersebut menyampaikan lima langkah strategis yang perlu segera dilakukan pemerintah:


  • Meningkatkan cakupan vaksinasi minimal 95 persen.
  • Memperkuat sistem surveilans dengan menggandeng pemerintah daerah.
  • Melakukan respons cepat dan tepat dalam penanganan KLB.
  • Menangkal hoaks dan informasi keliru soal vaksinasi.
  • Mengakselerasi eliminasi campak demi meningkatkan kesehatan nasional dan regional.


Langkah-langkah ini dinilai penting untuk mencegah penyebaran virus yang sangat menular tersebut, terutama pada anak-anak yang belum mendapatkan imunisasi lengkap.


Sorotan Internasional dan Kewaspadaan Global


Kasus campak semakin disorot setelah dua warga negara Australia dinyatakan positif usai melakukan perjalanan dari Indonesia. Laporan tersebut diterima Kemenkes melalui mekanisme International Health Regulation (IHR).


Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin, mengakui bahwa tren kenaikan kasus campak memang terjadi secara global.


“Campak itu naik di seluruh dunia sekarang. Di Indonesia juga ada kenaikan,” ujarnya di Jakarta Barat, Kamis (26/2/2026).


Lima Provinsi dengan KLB Campak Terbanyak 2026


Sepanjang 2026, terdapat lima provinsi dengan jumlah KLB campak terbanyak:


  • Sumatera Barat
  • Sumatera Selatan
  • DI Yogyakarta
  • Jawa Barat
  • Jawa Tengah


Kenaikan kasus campak ini menjadi peringatan penting bagi pemerintah dan masyarakat. Peningkatan cakupan vaksinasi serta edukasi publik dinilai menjadi kunci utama dalam mencegah wabah yang lebih luas di masa mendatang.