Notification

×

Iklan

Iklan

Drainase Cimuning Bikin Heboh! Wali Kota Bekasi Temukan Saluran ke Kali Jambe Tertutup Bangunan

Februari 27, 2026 Last Updated 2026-02-27T00:00:33Z

 

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, turun langsung meninjau kondisi drainase di Kelurahan Cimuning, Kota Bekasi, Kamis (26/2/2026) pagi. Peninjauan dilakukan setelah adanya laporan warga terkait aliran air yang tidak berjalan normal hingga memicu genangan di sejumlah titik permukiman.


Dalam keterangannya di lokasi, Tri menemukan adanya saluran air yang belum terhubung secara optimal. Akibatnya, air tidak mengalir ke jalur semestinya dan meluap ke area rumah warga.


“Hari ini saya turun pagi karena memang ada saluran yang belum terhubung, sehingga air menjadi liar dan tidak masuk ke jalur yang semestinya. Insya Allah satu dua hari ini akan segera kita kerjakan,” ujarnya.


Saluran ke Kali Jambe Tertutup Bangunan


Tak hanya persoalan teknis, Pemerintah Kota Bekasi juga menemukan saluran penghubung menuju Kali Jambe yang tertutup bangunan pribadi warga. Kondisi tersebut dinilai menjadi salah satu penyebab utama tersendatnya aliran air, terutama saat hujan deras mengguyur kawasan Cimuning.


Tri menegaskan bahwa pemanfaatan saluran air untuk kepentingan bangunan pribadi tidak bisa dibiarkan. Pasalnya, dampaknya dirasakan oleh masyarakat luas dalam bentuk genangan bahkan potensi banjir.


“Ini bukan hanya soal satu rumah, tapi dampaknya ke masyarakat banyak. Kalau saluran tertutup, air pasti mencari jalan lain dan itu yang menyebabkan genangan,” tegasnya.


Pemkot Turunkan Alat Berat, Warga Diminta Bongkar Mandiri


Sebagai langkah cepat, Pemkot Bekasi melalui dinas terkait akan menurunkan alat berat guna melakukan normalisasi dan pembenahan saluran. Proses ini mencakup perbaikan konektivitas drainase hingga memastikan aliran air kembali lancar menuju Kali Jambe.


Wali Kota juga mengimbau warga yang memanfaatkan saluran air sebagai bagian dari bangunan agar segera melakukan pembongkaran secara mandiri sebelum ada tindakan tegas dari pemerintah.


Ia berharap kerja sama masyarakat dapat mempercepat proses penataan dan mencegah genangan yang kerap muncul saat intensitas hujan tinggi.


Komitmen Penataan Drainase Cimuning


Peninjauan ini menjadi bagian dari komitmen Pemkot Bekasi dalam menata ulang sistem drainase, khususnya di wilayah rawan genangan seperti Cimuning. Perbaikan konektivitas saluran hingga ke Kali Jambe diharapkan mampu meminimalkan risiko banjir dalam waktu dekat.


Dengan pembenahan infrastruktur dan dukungan warga, pemerintah optimistis sistem drainase di Cimuning akan kembali berfungsi maksimal, sehingga lingkungan menjadi lebih aman dan nyaman bagi masyarakat.