Notification

×

Iklan

Iklan

Hujan Deras Bikin Bekasi Lumpuh! Medan Satria & Jatibening Permai Terendam hingga 1 Meter

Februari 20, 2026 Last Updated 2026-02-20T04:49:40Z

 

Hujan deras yang mengguyur wilayah Kota Bekasi pada Jumat (20/2/2026) menyebabkan banjir di sejumlah titik. Dua kawasan dilaporkan terdampak genangan dengan ketinggian air yang berbeda-beda, mulai dari belasan sentimeter hingga lebih dari satu meter.


Data tersebut disampaikan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Bekasi (BPBD Kota Bekasi). Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Bekasi, Idham Khalid, mengatakan laporan banjir yang masuk saat ini berasal dari dua wilayah utama.


Medan Satria Terendam 10–40 Cm


Lokasi pertama yang terdampak berada di Kelurahan Kali Baru, tepatnya di RT 001, RT 07, dan RT 09 RW 03, Kecamatan Medan Satria, Kota Bekasi.


Di kawasan ini, ketinggian air dilaporkan berkisar antara 10 hingga 40 sentimeter. Meski tidak terlalu tinggi, genangan tetap mengganggu aktivitas warga, terutama di akses jalan lingkungan.


Jatibening Permai Terdampak Paling Parah


Sementara itu, banjir dengan ketinggian lebih signifikan terjadi di Perumahan Jatibening Permai, Kecamatan Pondok Gede, Kota Bekasi. Di lokasi ini, ketinggian air mencapai sekitar 110 sentimeter.


Kondisi tersebut membuat sejumlah rumah warga terendam cukup dalam dan memerlukan bantuan evakuasi serta penanganan cepat dari petugas.


BPBD Kerahkan Pompa dan Perahu Karet


Sebagai langkah penanganan, BPBD Kota Bekasi bersama Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) langsung melakukan penyedotan air di lokasi terdampak.


Sebanyak empat unit pompa portabel dan satu unit pompa mobil portabel dikerahkan untuk mempercepat proses pengurangan debit air.


Tak hanya itu, tim BPBD juga mengirimkan peralatan evakuasi ke Jatibening Permai, berupa satu unit perahu karet, lima pelampung, dan tiga dayung guna membantu mobilitas serta keselamatan warga.


Warga Diminta Tetap Waspada


Hingga kini, petugas masih bersiaga di sejumlah titik rawan banjir untuk memantau perkembangan situasi. BPBD mengimbau masyarakat agar tetap waspada, mengingat potensi hujan dengan intensitas tinggi masih dapat terjadi dalam beberapa hari ke depan.


Warga juga diminta segera melaporkan apabila terjadi kenaikan debit air atau kondisi darurat agar dapat ditangani secepat mungkin.