Memasuki pekan pertama Ramadan 2026, aktivitas belanja masyarakat mulai meningkat. Menjelang Idulfitri, perputaran uang tunai di pasar tradisional hingga pusat perbelanjaan melonjak tajam. Di tengah situasi ini, aparat kepolisian mengingatkan adanya potensi kejahatan musiman berupa peredaran uang palsu.
Kepala Seksi Humas Polres Metro Bekasi AKP Aliyani mengimbau masyarakat agar lebih teliti saat melakukan transaksi tunai. Menurutnya, lonjakan aktivitas ekonomi sering dimanfaatkan oknum tak bertanggung jawab untuk menyelipkan uang palsu di tengah keramaian.
“Momentum seperti ini rawan dimanfaatkan untuk mengedarkan uang palsu. Kami imbau masyarakat tidak terburu-buru saat menerima uang,” ujarnya, Kamis (26/2/2026).
Terapkan Metode 3D untuk Cek Keaslian Uang
Untuk menghindari kerugian, polisi mengingatkan metode sederhana 3D: dilihat, diraba, dan diterawang.
Dilihat: Uang asli memiliki warna yang tidak terlalu mencolok, gambar presisi, serta benang pengaman yang tertanam rapi.
Diraba: Tekstur kertas uang asli terasa khas dan tidak licin seperti kertas biasa.
Diterawang: Akan terlihat tanda air (watermark) dan gambar saling isi yang tampak utuh saat diterangi cahaya.
Selain itu, masyarakat disarankan memeriksa uang dalam jumlah besar secara lebih cermat, melakukan transaksi di tempat terang, serta menggunakan alat pendeteksi uang jika tersedia.
Waspada di Pasar dan Pusat Grosir
Menjelang Lebaran, peningkatan transaksi biasanya terjadi di pasar tradisional, pusat grosir, hingga lapak dadakan di pinggir jalan. Situasi ramai dan tergesa-gesa kerap membuat pembeli maupun pedagang lengah.
Polisi menegaskan kewaspadaan menjadi kunci utama untuk mencegah kerugian akibat uang palsu.
Segera Lapor Jika Menemukan Indikasi
Jika masyarakat menemukan indikasi peredaran uang palsu, segera laporkan ke pihak kepolisian. Layanan darurat dapat diakses melalui nomor 110 atau kanal WhatsApp CLBK (Curhat Langsung ke Bunda Kapolres) di 0813 8399 0086.
Pihak Polres Metro Bekasi memastikan setiap laporan akan ditindaklanjuti secepat mungkin.
Di tengah semarak persiapan Idulfitri 2026, ketelitian dalam bertransaksi menjadi benteng pertama melindungi diri. Sebab satu lembar uang palsu yang lolos hari ini bisa menjadi kerugian nyata di kemudian hari.
