Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri (Kemlu) memastikan puluhan Warga Negara Indonesia (WNI) yang berada di Meksiko dalam kondisi aman meski situasi keamanan di sejumlah wilayah tengah memanas.
Ketegangan terjadi setelah pimpinan Kartel Jalisco Nueva Generación (CJNG), Nemesio Oseguera Cervantes alias El Mencho, tewas dalam operasi tentara Meksiko pada Minggu (22/2/2026).
45 WNI di Jalisco Dipastikan Aman
Juru bicara Kemlu RI, Vahd Nabyl Achmad Mulachela, menyampaikan bahwa berdasarkan data KBRI Mexico City, terdapat 45 WNI yang tinggal di wilayah Jalisco.
“WNI di wilayah Jalisco berjumlah 45 orang, didominasi rohaniawan, terapis pijat profesional, pengusaha, serta pegawai perusahaan,” ujarnya, Selasa (24/2/2026).
Kemlu memastikan seluruh WNI tersebut dalam keadaan aman dan telah mengikuti arahan otoritas setempat untuk membatasi aktivitas di luar rumah.
Imbauan Tingkatkan Kewaspadaan
Meski kondisi WNI dilaporkan aman, pemerintah tetap mengimbau agar seluruh WNI di wilayah terdampak meningkatkan kewaspadaan dan terus memantau perkembangan situasi.
- KBRI Mexico City meminta WNI untuk:
- Tidak beraktivitas di luar rumah hingga situasi kondusif
- Mengikuti arahan resmi otoritas setempat
- Menjaga komunikasi intensif dengan pihak KBRI
Selain itu, masyarakat Indonesia yang berencana bepergian ke Meksiko dalam waktu dekat juga disarankan menunda perjalanan sampai kondisi keamanan benar-benar stabil.
Travel Warning dari AS dan Kanada
Situasi keamanan di Meksiko turut menjadi perhatian internasional. Pemerintah Amerika Serikat dan Kanada mengeluarkan peringatan perjalanan (travel warning) menyusul gelombang kerusuhan pascakematian El Mencho.
Departemen Luar Negeri AS meminta warganya untuk berlindung di tempat aman karena adanya operasi keamanan, blokade jalan, serta aktivitas kriminal di sejumlah wilayah.
Beberapa bandara terdampak, termasuk di Guadalajara dan Puerto Vallarta, mengalami pembatalan penerbangan domestik maupun internasional.
Sejumlah maskapai besar seperti United Airlines, American Airlines, Southwest Airlines, Alaska Airlines, Air Canada, serta WestJet mengumumkan pembatalan penerbangan ke beberapa kota terdampak seperti Puerto Vallarta, Guadalajara, dan Manzanillo.
Pemerintah Kanada juga mengimbau warganya di negara bagian Michoacán, Guerrero, dan Jalisco untuk tetap berlindung di tempat aman karena adanya laporan baku tembak dan ledakan.
Kondisi di Meksiko saat ini masih dalam pengawasan ketat aparat keamanan. Pemerintah Indonesia melalui Kemlu dan KBRI Mexico City menyatakan akan terus memantau perkembangan situasi guna memastikan keselamatan seluruh WNI di wilayah terdampak.
