Blok M Hub yang digadang-gadang sebagai ikon hangout baru di Jakarta Selatan ternyata masih menyisakan sejumlah keluhan dari pengunjung. Alih-alih menikmati suasana santai, banyak orang justru dibuat gerah oleh kondisi ruang yang panas, antrean panjang, hingga fasilitas toilet yang dinilai belum memadai.
Berdasarkan pantauan pada Senin (9/2/2026), kawasan Blok M Hub dipadati pengunjung sejak siang hingga malam hari. Antrean panjang terlihat di sejumlah tenant makanan populer seperti Cimol Keju Barito dan Ayam Goreng Renald. Ruang makan pun tampak sesak, dengan pengunjung saling mengipasi diri demi mengusir hawa panas.
Tak sedikit pengunjung yang bahkan membawa kipas elektrik portabel sendiri. Panas terasa menyengat, terutama di area dengan atap transparan yang langsung terpapar sinar matahari.
Menanggapi kondisi tersebut, Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta, Chico Hakim, menekankan pentingnya kenyamanan pengunjung, terutama terkait sistem pendingin ruangan.
“Artinya, di tempat yang memang ada air conditioning-nya, itu mesti dingin,” ujar Chico saat peresmian kawasan Blok M Hub Gojek di Kebayoran Baru.
Selain suhu ruangan, kondisi toilet juga menjadi perhatian serius. Chico menilai persoalan fasilitas dasar seperti toilet kerap luput dari perhatian pengelola, padahal sangat menentukan kenyamanan pengunjung.
“Dan toiletnya harus bersih. Di Indonesia, di Jakarta, ini sering luput dari perhatian hal-hal seperti itu,” jelasnya.
Tak hanya di dalam kawasan, kemacetan di sekitar Blok M turut memengaruhi pengalaman pengunjung. Chico menilai pengelola perlu menghadirkan konsep yang tetap membuat pengunjung merasa nyaman meski berada di tengah kepadatan lalu lintas.
“Kalau kita bicara soal kemacetan, New York dan Paris juga macet. Tapi ketika orang nongkrong di kafe, mereka tetap happy,” tuturnya.
Dari sisi pengelola, Direktur Utama GoTo Grup, Hans Patuwo, juga mengakui panas yang terasa, bahkan saat berada di atas panggung peresmian.
“Ternyata panas juga ya di atas sini,” ujar Hans singkat.
Mulai dari suhu ruangan yang gerah, antrean tenant yang mengular, hingga toilet yang perlu perbaikan, berbagai catatan tersebut kini menjadi sorotan publik.
Harapannya, Blok M Hub sebagai ruang publik dan destinasi nongkrong baru Jakarta dapat segera berbenah agar pengunjung benar-benar merasa nyaman dan betah.
