Notification

×

Iklan

Iklan

Viral di Jakbar! Wanita Diduga Tak Pernah Bayar Makan dan Ojol, Dinsos Turun Tangan

Februari 24, 2026 Last Updated 2026-02-24T12:18:33Z

 

Seorang wanita menjadi sorotan publik setelah videonya viral di media sosial karena diduga berulang kali tidak membayar makan, ojek online (ojol), hingga angkutan kota di wilayah Jakarta Barat.


Menindaklanjuti laporan warga, Suku Dinas Sosial Jakarta Barat langsung bergerak melakukan pelacakan. Kepala Sudinsos Jakarta Barat, Fajar Laksono, menyebut pihaknya telah menerima sejumlah aduan terkait perilaku wanita tersebut.


Diduga Masuk Kategori PPKS


Fajar mengungkapkan, petugas menduga wanita itu termasuk dalam kategori Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS). Karena itu, tim diterjunkan untuk melakukan penyisiran dan memastikan penanganan yang tepat.


Operasi pelacakan dilakukan oleh Satuan Tugas Pelayanan, Pengawasan, dan Pengendalian Sosial (Satgas P3S) di titik jaga Cengkareng dan Kalideres. Penyisiran dilakukan di sejumlah lokasi yang disebut-sebut menjadi tempat wanita tersebut beraksi.


Namun, hingga kini keberadaannya belum berhasil ditemukan. Berdasarkan informasi yang dihimpun petugas, wanita tersebut kerap berpindah-pindah lokasi.


Muncul Lagi di Srengseng Kembangan


Setelah sempat mereda, laporan terbaru menyebutkan aksi wanita itu kembali terjadi di kawasan Srengseng, Kembangan, Jakarta Barat. Mendapat informasi tersebut, tim kembali diterjunkan untuk melakukan penelusuran lanjutan.


Petugas juga berkoordinasi dengan para pengemudi ojek online di lapangan. Mereka diimbau agar segera membawa yang bersangkutan ke posko Dinas Sosial terdekat apabila kembali ditemukan menggunakan jasa transportasi tanpa membayar.


Upaya Penanganan Sosial


Sudinsos Jakarta Barat menegaskan bahwa langkah yang dilakukan bukan semata penertiban, melainkan juga bentuk penanganan sosial apabila yang bersangkutan memang membutuhkan bantuan.


Jika berhasil diamankan, wanita tersebut akan dibawa ke panti sosial untuk mendapatkan asesmen dan pendampingan lebih lanjut sesuai prosedur.


Kasus ini menjadi perhatian warganet sekaligus pengingat pentingnya koordinasi antara masyarakat dan pemerintah dalam menangani persoalan sosial di wilayah perkotaan.