Notification

×

Iklan

Iklan

Aktivis KontraS Diserang Air Keras di Jakarta, Andrie Yunus Alami Luka Bakar 24 Persen

Maret 15, 2026 Last Updated 2026-03-14T23:33:27Z


Kasus penyiraman air keras menimpa Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan, Andrie Yunus. Akibat serangan tersebut, korban dilaporkan mengalami luka bakar hingga 24 persen dan saat ini masih menjalani perawatan medis.


Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Budi Hermanto, mengatakan kondisi korban masih dalam tahap pemulihan sehingga belum dapat dimintai keterangan oleh penyidik.


“Korban masih dalam perawatan dan didiagnosis mengalami luka bakar sekitar 24 persen,” ujar Budi kepada wartawan, Minggu (15/3/2026).


Polisi Lakukan Penyelidikan Mendalam


Saat ini penyelidikan dilakukan oleh tim dari Polres Metro Jakarta Pusat bersama Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya. Aparat kepolisian mengandalkan metode scientific investigation untuk mengungkap identitas pelaku.


Menurut Budi, fokus utama saat ini adalah memastikan kondisi korban membaik sebelum proses pemeriksaan lebih lanjut dilakukan.


Kapolda Pastikan Kasus Terus Diusut


Sementara itu, Kapolda Metro Jaya Asep Edi Suheri memastikan jajarannya masih bekerja keras untuk mengungkap kasus tersebut dan memburu pelaku penyiraman air keras.


Ia menegaskan proses pendalaman masih terus dilakukan oleh penyidik di lapangan.


“Anggota saya masih bekerja keras untuk mengungkap pelaku,” kata Asep saat ditemui di kawasan Terminal Terpadu Pulo Gebang.


Diduga Diserang Dua Orang Pelaku


Peristiwa penyiraman air keras ini diduga terjadi pada Kamis malam (12/3) sekitar pukul 23.30 WIB di kawasan Jalan Salemba, wilayah Jakarta Pusat.


Berdasarkan rekaman CCTV yang beredar, pelaku diduga berjumlah dua orang pria yang berboncengan menggunakan sepeda motor. Keduanya sempat melintas di lokasi sebelum akhirnya memutar balik dan berpapasan dengan korban.


Saat korban yang juga mengendarai sepeda motor melintas, salah satu pelaku diduga langsung menyiramkan cairan yang diduga air keras ke arah tubuhnya.


Korban Sempat Berteriak Minta Tolong


Setelah diserang, korban langsung merasakan panas hebat dan menghentikan motornya di pinggir jalan. Dalam rekaman CCTV, korban terdengar berteriak meminta pertolongan warga sekitar.


Korban bahkan terlihat melepas pakaiannya yang rusak akibat cairan tersebut, sementara bagian tubuhnya tampak mengalami luka bakar.


Teriakan korban kemudian menarik perhatian warga sekitar yang segera datang untuk membantu sebelum korban akhirnya mendapatkan penanganan medis.


Hingga kini pihak kepolisian masih terus mengumpulkan bukti serta menelusuri identitas pelaku untuk mengungkap motif di balik serangan terhadap aktivis hak asasi manusia tersebut.