Notification

×

Iklan

Iklan

Baru Terima, THR Langsung Habis? Ini 7 Penyebab Uang Lebaran Cepat Ludes

Maret 08, 2026 Last Updated 2026-03-07T22:09:12Z


Menjelang Hari Raya Idulfitri, Tunjangan Hari Raya (THR) menjadi salah satu momen yang paling dinantikan oleh para pekerja. Biasanya, THR dibayarkan paling lambat tujuh hari sebelum Lebaran dan menjadi tambahan dana untuk memenuhi berbagai kebutuhan selama Ramadan hingga hari raya.


Namun, tidak sedikit orang yang justru mendapati uang THR mereka habis dalam waktu singkat. Hal ini biasanya terjadi karena pengeluaran yang tidak terkontrol atau kebiasaan belanja impulsif yang sulit ditahan.


Agar THR tidak lenyap begitu saja, penting untuk memahami kebiasaan apa saja yang sering membuat uang tersebut cepat habis. Berikut tujuh penyebab utama THR ludes beserta cara mengatasinya.


1. Tidak Membuat Perencanaan Keuangan


Kesalahan paling umum adalah langsung menggunakan THR tanpa membuat rencana keuangan terlebih dahulu. Tanpa anggaran yang jelas, uang akan mudah terpakai untuk berbagai hal yang sebenarnya tidak terlalu penting.


Solusinya, segera buat pembagian pos pengeluaran begitu THR diterima. Misalnya untuk kebutuhan Ramadan, zakat, biaya Lebaran, tabungan, hingga dana mudik atau transportasi.


2. Sulit Membedakan Kebutuhan dan Keinginan


Saat menjelang Lebaran, godaan belanja memang meningkat. Banyak orang akhirnya membeli berbagai barang hanya karena ingin, bukan karena benar-benar dibutuhkan.


Sebaiknya prioritaskan dulu kebutuhan penting seperti membayar tagihan, biaya pendidikan, atau kebutuhan rumah tangga sebelum memikirkan belanja tambahan.


3. Terjebak Promo dan Diskon Besar


Diskon besar di pusat perbelanjaan maupun marketplace sering menjadi penyebab THR cepat habis. Promo yang terlihat menggiurkan sering membuat orang membeli barang yang sebenarnya tidak diperlukan.


Sebelum membeli sesuatu, tanyakan pada diri sendiri: apakah barang ini benar-benar dibutuhkan? Jika jawabannya tidak, sebaiknya tahan diri agar uang tidak terbuang sia-sia.


4. Terlalu Banyak Acara Buka Bersama


Buka puasa bersama atau bukber memang menjadi tradisi yang menyenangkan saat Ramadan. Namun jika terlalu sering menghadiri acara seperti ini, pengeluaran bisa membengkak tanpa terasa.


Cara terbaik adalah membatasi jumlah acara yang dihadiri. Pilih satu atau dua pertemuan yang benar-benar penting agar pengeluaran tetap terkendali.


5. Tidak Menyisihkan Tabungan atau Investasi


Sebagian orang menggunakan seluruh THR untuk konsumsi tanpa menyisakan dana untuk masa depan. Padahal, THR bisa menjadi kesempatan bagus untuk memperkuat kondisi finansial.


Idealnya, 20–30 persen dari THR disisihkan untuk tabungan atau investasi seperti emas dan reksa dana.


6. Terlalu Boros Memberi Hampers


Memberi hampers atau hadiah Lebaran memang menjadi kebiasaan yang baik. Namun jika tidak diatur dengan baik, kebiasaan ini bisa membuat pengeluaran membengkak.


Tetapkan anggaran khusus untuk hampers dan pilih hadiah yang sederhana tetapi tetap bermakna.


7. Tidak Mengantisipasi Pengeluaran Tak Terduga


Banyak orang lupa menyiapkan dana cadangan saat menggunakan THR. Padahal selama Ramadan hingga Lebaran sering muncul berbagai pengeluaran mendadak, terutama jika berencana mudik.


Selain itu, jika memiliki utang seperti kartu kredit atau pinjaman online, sebaiknya diprioritaskan untuk dilunasi lebih dulu agar kondisi keuangan tetap sehat setelah Lebaran.


Kesimpulan


THR seharusnya menjadi bantuan finansial yang membuat persiapan Lebaran lebih ringan, bukan justru menimbulkan masalah keuangan setelah hari raya. Dengan perencanaan yang matang, pengeluaran bisa lebih terkontrol dan uang THR dapat dimanfaatkan secara maksimal.