Notification

×

Iklan

Iklan

Bau Menyengat Bikin Resah! Gunungan Sampah 6 Meter di Pasar Induk Kramat Jati Picu Keluhan Warga

Maret 30, 2026 Last Updated 2026-03-30T00:27:24Z


Permasalahan sampah kembali menjadi sorotan setelah tumpukan setinggi sekitar enam meter terlihat menggunung di area tempat penampungan sementara (TPS) Pasar Induk Kramat Jati. Kondisi ini memicu kekhawatiran serius, baik dari pedagang maupun warga sekitar.


Berdasarkan informasi terbaru, volume sampah yang menumpuk di lokasi tersebut diperkirakan mencapai sekitar 6.970 ton. Jumlah ini setara dengan ratusan truk besar, yang seharusnya secara rutin diangkut ke tempat pembuangan akhir. Namun, sejak awal Maret, proses pengangkutan mengalami hambatan akibat keterbatasan armada yang terkendala masalah teknis.


Akibat penumpukan yang terus terjadi setiap hari, aroma tidak sedap pun tak terhindarkan. Bau menyengat dari gunungan sampah bahkan dilaporkan dapat tercium hingga ratusan meter dari lokasi, terutama saat siang hari ketika suhu udara meningkat.


Dampaknya langsung dirasakan oleh para pedagang di pasar. Aktivitas jual beli menjadi kurang nyaman, bahkan sebagian pedagang mengaku khawatir kondisi ini memengaruhi kualitas barang dagangan, khususnya komoditas segar seperti sayur dan buah yang rentan terhadap lingkungan kotor dan bau.


Di sisi lain, warga yang tinggal di sekitar pasar juga mulai resah. Selain mengganggu kenyamanan, mereka menilai kondisi ini berpotensi menimbulkan masalah kesehatan lingkungan jika tidak segera ditangani secara serius.


Pihak pengelola pasar menyatakan tengah melakukan berbagai upaya untuk mengatasi persoalan ini. Perbaikan armada pengangkut sampah dipercepat, sekaligus dilakukan penambahan unit agar distribusi sampah dapat kembali berjalan normal. Koordinasi dengan instansi terkait juga terus dilakukan guna mempercepat penanganan.


Meski demikian, masyarakat berharap langkah penanganan tidak hanya bersifat sementara. Mereka meminta solusi jangka panjang agar permasalahan serupa tidak kembali terulang, mengingat Pasar Induk Kramat Jati merupakan salah satu pusat distribusi pangan terbesar yang aktivitasnya berlangsung setiap hari.