Notification

×

Iklan

Iklan

Cuma Minum Air Putih Saat Sahur? Dokter Ungkap Dampak yang Bisa Terjadi Saat Puasa

Maret 12, 2026 Last Updated 2026-03-11T23:04:36Z


Sebagian orang yang menjalani ibadah puasa terkadang hanya sempat sahur dengan minum air putih tanpa makan apa pun. Kondisi ini bisa terjadi karena berbagai alasan, seperti terlambat bangun, tidak sempat menyiapkan makanan, sedang menjalani diet, hingga tidak memiliki selera makan saat sahur.


Padahal, sahur merupakan salah satu bagian penting dalam menjalankan puasa. Selain sebagai sunnah, sahur juga berfungsi membantu tubuh menjaga energi dan metabolisme selama beraktivitas seharian hingga waktu berbuka.


Dokter spesialis penyakit dalam dr. Aru Ariadno, SpPD-KGEH menjelaskan bahwa sahur sebaiknya tidak dilewatkan. Ia juga tidak menyarankan kebiasaan sahur yang hanya mengandalkan air putih tanpa asupan makanan.


Menurutnya, jika seseorang terakhir makan pada pukul 21.00 malam, lalu saat sahur hanya minum air putih, maka lambung akan berada dalam kondisi kosong dalam waktu yang cukup lama. Tubuh baru kembali mendapatkan makanan saat waktu berbuka, yang berarti bisa lebih dari 12 jam tanpa asupan nutrisi.


Kondisi tersebut berpotensi membuat tubuh lebih cepat lemas selama berpuasa, terutama jika tetap menjalani aktivitas seperti bekerja, belajar, atau beraktivitas di luar rumah. Selain itu, lambung yang terlalu lama kosong juga bisa meningkatkan risiko munculnya gangguan pencernaan.


Karena itu, sahur tetap dianjurkan meskipun dengan menu yang sederhana. Asupan makanan saat sahur membantu tubuh mendapatkan cadangan energi yang cukup untuk menjalani puasa hingga sore hari.


Dokter Aru menegaskan bahwa tubuh tetap membutuhkan kalori untuk menjalankan berbagai aktivitas sepanjang hari. Tanpa asupan energi yang cukup, tubuh akan lebih mudah merasa lelah dan sulit berkonsentrasi.


Selain tidak melewatkan sahur, pemilihan jenis makanan juga perlu diperhatikan. Mengonsumsi makanan yang terlalu manis saat sahur justru bisa membuat rasa lapar datang lebih cepat. Hal ini terjadi karena gula mudah diserap tubuh sehingga energi cepat habis.


Sebagai gantinya, masyarakat disarankan memilih makanan yang mengandung serat, protein, dan karbohidrat seimbang. Kombinasi nutrisi tersebut dapat membantu tubuh merasa kenyang lebih lama serta menjaga stamina selama menjalani puasa.


Dengan sahur yang tepat, tubuh akan memiliki energi yang cukup sehingga aktivitas selama Ramadan tetap dapat dijalani dengan lebih nyaman dan sehat.