Notification

×

Iklan

Iklan

Spanyol Kirim Sinyal Keras ke Israel, Dubes Ditarik di Tengah Memanasnya Konflik Timur Tengah

Maret 12, 2026 Last Updated 2026-03-11T23:21:14Z


Pemerintah Spanyol resmi menarik duta besarnya dari Israel, sebuah langkah diplomatik yang menandai meningkatnya ketegangan hubungan kedua negara. Keputusan ini diambil di tengah kritik keras Madrid terhadap operasi militer Israel di Gaza Strip serta memanasnya konflik di kawasan Timur Tengah.


Pengumuman tersebut disampaikan melalui lembaran resmi negara yang menyatakan bahwa pemerintah Spanyol memutuskan untuk mengakhiri penugasan duta besar mereka di Israel.


Dalam pernyataan resmi yang dikutip media internasional, pemerintah menyebut bahwa keputusan itu diambil setelah pembahasan dalam rapat Dewan Menteri pada 10 Maret 2026.


Pemerintah menyatakan penghentian penugasan Ana María Sálomon Pérez sebagai Duta Besar Spanyol untuk Israel dilakukan atas usulan Menteri Luar Negeri serta setelah melalui pembahasan resmi kabinet.


Kedutaan Tetap Beroperasi


Meski menarik duta besar, pemerintah Spanyol tidak menutup kedutaan mereka di Israel. Menurut sumber dari Kementerian Luar Negeri Spanyol yang dikutip kantor berita internasional, kedutaan di Tel Aviv tetap menjalankan aktivitas diplomatik seperti biasa.


Untuk sementara waktu, misi diplomatik Spanyol di kota tersebut akan dipimpin oleh seorang charge d'affaires, yaitu pejabat diplomatik yang menjalankan fungsi kepala kedutaan tanpa status sebagai duta besar penuh.


Langkah seperti ini biasanya digunakan sebagai sinyal politik dalam hubungan internasional, terutama ketika terjadi ketegangan antarnegara namun hubungan diplomatik belum diputus sepenuhnya.


Kritik Keras Spanyol terhadap Konflik Timur Tengah


Perdana Menteri Spanyol Pedro Sánchez selama ini dikenal sebagai salah satu pemimpin Eropa yang paling vokal dalam mengkritik operasi militer Israel.


Sánchez bahkan sebelumnya mengecam serangan yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran, yang menurutnya tidak dapat dibenarkan.


Ia juga secara terbuka menegaskan posisi pemerintah Spanyol terhadap konflik yang meluas di kawasan tersebut.


“Posisi kami jelas, yaitu tidak pada perang,” ujar Sánchez dalam beberapa pernyataan sebelumnya mengenai eskalasi konflik di Timur Tengah.


Spanyol Pernah Tetapkan Embargo Senjata


Sikap tegas Madrid terhadap Israel juga tercermin dalam kebijakan legislatif yang telah diambil sebelumnya. Pada Oktober tahun lalu, parlemen Spanyol menyetujui aturan yang menetapkan embargo senjata total terhadap Israel.


Kebijakan tersebut melarang secara permanen penjualan senjata, teknologi penggunaan ganda, serta berbagai peralatan militer dari Spanyol kepada Israel.


Langkah ini diambil sebagai respons terhadap situasi kemanusiaan yang terjadi di Gaza, yang oleh pemerintah Spanyol dinilai sangat memprihatinkan.


Dengan penarikan duta besar ini, hubungan diplomatik antara Spanyol dan Israel diperkirakan akan semakin tegang, sementara dinamika politik internasional terkait konflik Timur Tengah terus berkembang.